Dublin Core
Title
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK DIKLOROMETANA KULIT BATANG MEDANG (LITSEA GRANDIS)
Description
Uji fitokimia kulit batang Litsea grandis ekstrak n- heksana, ekstrak diklorometana, dan subfraksi (A, B, C, D dan E) menunjukkan adanya alkaloid, terpenoid dan saponin. Senyawa metabolit sekunder diisolasi dengan kromatografi kolom menggunakan silika gel G 60 (70-230 mesh). Elusi menggunakan diklorometana: metanol dan dihasilkan lima subfraksi (A, B, C, D dan E). Pengujian aktivitas antibakteri kulit batang L. grandis dengan konsentrasi 5%, 10% dan 20% b/v pada larutan uji ekstrak diklorometana dan Subfraksi dengan menggunakan metode Kirby- Bauer menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak diklorometana memiliki diameter zona hambat sebesar 7-14.75 mm terhadap S. aureus dan 7-13 mm terhadap E. coli. Subfraksi yang memiliki aktivitas antibakteri ditunjukkan oleh subfraksi B dan C. Diameter zona hambat yang dihasilkan oleh subfraksi B pada E. coli sebesar 7-7.5 mm dan 9.5 mm terhadap S. aureus. Sedangkan pada subfraksi C diameter zona hambat yang dihasilkan sebesar 7-9.75 mm pada E. coli dan 10-11 m pada S. aureus. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak diklorometana L. grandis memberikan aktivitas antibakteri yang baik dibandingkan dengan subfraksi aktif dan diduga senyawa yang terkandung pada ekstrak dan subfraksi aktif merupakan alkaloid dan terpenoid.Kata kunci : L. grandis, Lauraceae, antibakteri, alkaloid, terpenoid.
Creator
Dwi Ambar Ayu
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=10480