Dublin Core
Title
HUBUNGAN ANEMIA GRAVIDARUM PADA KEHAMILAN ATERM TERHADAP KEJADIAN AFIKSIA NEONATORUM DI BANDA ACEH
Description
Anemia gravidarum merupakan permasalahan terbesar dalam kehamilan yang dapat mengganggu pengangkutan oksigen ibu dan janin. Gangguan ini dapat menyebabkan hipoksia pada janin yang berada di dalam kandungan sehingga terjadi keadaan asfiksia neonatorum yang nerupakan penyebab kematian terbesar pada neonatus aterm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia gravidarum pada kehamilan aterm terhadap kejadian asfiksia neonatorum di Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi analitik dengan teknik Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil aterm yang akan bersalin di ruang bersalin RSUDZA dan RSIA Banda Aceh. Data dikumpulkan dari catatan rekam medis subjek penelitian di ruang bersalin, ruang rawat inap ibu, ruang rekam medic, dan ruang NICU pada bulan November 2011, Januari dan Febuari 2012. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 91 sampel. Diagnosis anemia gravidarum dinilai melalui kadar Hb < 11 gr/dl sedangkan asfiksia neonatorum dengan skor Apgar < 7 pada 1 menit pertama. Data dianalisis menggunakan metode bivariat yaitu uji Chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa ibu yang menderita anemia gravidarum dan melahirkan bayi dengan asfiksia neonatorum sebanyak 10 (20,8%) sedangkan ibu yang tidak menderita anemia gravidarum dan melahirkan bayi dengan asfiksia neonatorum sebanyak 2 (4,7%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan anemia gravidarum pada kehamilan aterm dengan kejadian asfiksia neonatorum di Banda Aceh dimana ibu yang menderita anemia gravidarum 4,479 kali berisiko untuk melahirkan bayi dengan keadaan asfiksia neonatorum.Kata Kunci : anemia gravidarum, kehamilan aterm, asfiksia neonatorum.
Creator
Arie Prasetyowati
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=9119