MODEL BANGKITAN PERGERAKAN PELAJAR DAN MAHASISWA (STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH)

Dublin Core

Title

MODEL BANGKITAN PERGERAKAN PELAJAR DAN MAHASISWA (STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH)

Description

Meningkatnya jumlah penduduk akan mempengaruhi pertumbuhan perumahan, sarana kota, dan transportasi. Semakin banyaknya jumlah penduduk yang bertempat tinggal di suatu wilayah akan menimbulkan masalah baru. Dalam hal ini dilakukan kajian pergerakan yang terjadi di Kota Banda Aceh di 3 (tiga) Kecamatan yang jumlah penduduk paling banyak yaitu Kecamatan Baiturrahman, Kuta Alam, dan Syiah Kuala. Aktivitas pelajar pada umumnya berada di 3 (tiga) Kecamatan ini seperti les, kuliah, kegiatan sosial, berbelanja, rekreasi dan sebagainya yang dapat mempengaruhi tingkat pelayanan jalan utama di kota Banda Aceh. Survei primer dilakukan melalui pengisian kuesioner pada 300 keluarga yang bertempat tinggal di 3 (tiga) Kecamatan tersebut. Hasil dari kuesioner ditabulasikan menjadi variabel terikat dan variabel bebas, kemudian dianalisis dengan menggunakan program SPSS-19. Persamaan regresi digunakan untuk memodelkan kebutuhan pergerakan pelajar dan mahasiswa berdasarkan aktivitas pada 3 (tiga) Kecamatan tersebut. Hasil dari penelitian ini diperoleh 3 (tiga) kelompok model aktivitas pergerakan di 3 (tiga) Kecamatan yaitu : aktivitas mandatory di Kecamatan Baiturrahman (Y11) = 0,203 + 0,234 X1 + 0,933 X2 + 0,902 X3 + 0,905 X4 + 0,902 X5 ; Kuta Alam (Y12) = 0,878 + 0,921 X3 + 0,636 X4 + 0,723 X5 ; dan Syiah Kuala (Y13) = 1,160 + 0,221 X1 + 0,847 X2 + 0,420 X3 + 0,705 X4 + 0,506 X5, aktivitas maintenance di Kecamatan Baiturrahman (Y21) = 1,301 + 0,568 X1 + 1,068 X3 - 0,247 X9 ; dan Syiah Kuala (Y23) = 0,972 - 0,430 X1 + 0,275 X10, aktivitas discretionary di Kecamatan Baiturrahman (Y31) = 0,965 + 2,035 X2 - 2,448 X3 + 0,224 X5 ; Kuta Alam (Y32) = 1,605 + 1,355 X2 - 0,842 X3 ; dan Syiah Kuala (Y33) = 0,600 + 0,362 X2 + 0,728 X5 + 0,338 X7.

Creator

Juanda Saputra

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=8773