EFEKTIVITAS REKRUTMEN DAN KINERJA TENAGA KERJA HONORER PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN ACEH SELATAN

Dublin Core

Title

EFEKTIVITAS REKRUTMEN DAN KINERJA TENAGA KERJA HONORER PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN ACEH SELATAN

Description

ABSTRAKTEGUHEFEKTIVITAS REKRUTMEN DAN KINERJA TENAGA KERJAIMAMHONORER PADA SEKOLAH MENEGAH ATAS KABUPATEN MAULANA, ACEH SELATANFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala2014(viii, 63), pp., bibl.,app(Dr. Mujibussalim, SH. M.Hum., Dr. Effendi Hasan, MA.)Pada Kabupaten Aceh Selatan terjadinya pengrekrutan tenaga kerja honorer pada Sekolah Menengah Atas yang tidak sesuai dengan prosedur yang telah ditetap oleh Pemerintah. Akibatnya terjadi indikasi politik uang, janji politik, primodialisme dan isu kekeluargaan. Rekrutmen tenaga kerja yang tidak prosedur akan mengakibatkan tidak efektif pelayanan terhadap masyarakat.Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisis faktor diterimanya tenaga kerja honorer di Kabupaten Aceh Selatan khususnya pada Sekolah Menengah Atas, untuk mengetahui kinerja tenaga kerja honorer, serta faktor yang menghambat kinerja tenaga kerja honorerData yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku teks, peraturan perundang-undangan, dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan serta observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekrutmen tenaga kerja honorer pada Sekolah Menengah Atas di Aceh Selatan tidak melalui prosudur yang jelas. Mereka terkesan asal diterima menjadi tenaga kerja honorer. Ada 3 faktor yang membuat mereka diterima menjadi tenaga kerja honorer, faktor prestasi akademik, kekeluargaan dan intervensi partai politik. Kinerja tenaga kerja honorer juga tidak memuaskan, masih banyak yang tidak bekerja dengan baik. Kinerja mereka juga terhambat dengan penghasilan yang tidak mencukupi, ini menjadi salah satu faktor mengapa tidak bekerja secara maksimal. Tenaga kerja honorer sebagai tenaga bakti yang tidak digaji seperti Pegawai Negri Sipil (PNS)Kepada Pemerintah Aceh Selatan dapat mengangkat tenaga kerja honorer yang berkualitas, transparan dan tidak terkesan nepotisme. Tidak ada kekurangan guru di Aceh Selatan, akan tetapi guru menumpuk di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Samadua dan Kecamatan Tapaktuan. Kebanyak guru yang ada di 2 Kecamatan tersebut adalah istri pejabat dan istri TNI/POLRI.Kata Kunci: Rekerutmen, Kinerja , Tenaga Kerja Honorer

Creator

teguh imam maulana

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=7877