Dublin Core
Title
HUBUNGAN USIA IBU, TINGGI BADAN, BMI SEBELUM PERSALINAN, TFU DAN BERAT LAHIR BAYI TERHADAP KEJADIAN SEKSIO SESAREA RNKARENA CEPHALOPELVIC RNDISPROPORTION
Description
ABSTRAKPersalinan seksio sesarea merupakan metode persalinan yang banyak digunakan di dunia. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi pemilihan metode ini, salah satunya ialah adanya indikasi cephalopelvic disproportion (CPD). CPD terjadi oleh karena faktor ibu berupa usia, tinggi badan, BMI sebelum persalinan dan TFU, serta dari faktor janin berupa berat lahir bayi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan masing-masing faktor tersebut terhadap kejadian seksio sesarea karena CPD di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2011-2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik retrospektif. Sampel penelitian diambil melalui rekam medik dengan teknik systematic random sampling, sebanyak 47 persalinan seksio sesarea karena CPD dan 49 persalinan pervaginam. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah persalinan seksio sesarea karena CPD, sementara variabel bebas berupa usia, tinggi badan, BMI sebelum persalinan, TFU dan berat lahir bayi. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi-square pada analisis bivariat, dan menggunakan uji analisis regresi logistik pada analisis multivariat. Faktor-faktor yang berhubungan dalam penelitian ini antara lain TFU ? 33 cm (p = 0,013) dan berat lahir bayi ? 3500 g (p < 0,001), dan variabel yang paling berhubungan dengan kejadian seksio sesarea karena CPD adalah berat bayi lahir ? 3500 g dengan probabilitas 50%. Kejadian seksio sesarea karena CPD di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2011-2013 berhubungan dengan TFU ? 33 cm dan berat lahir bayi ? 3500g.Kata kunci: Cephalopelvic disproportion, persalinan, seksio sesarea.
Creator
Izza Chairani
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4905