Dublin Core
Title
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN BELAJAR TUNTAS DI SMP NEGERI 1 BLANG PIDIE
Description
ABSTRAKRendahnya prestasi belajar siswa khususnya fisika disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah kurangnya minat belajar siswa, dan guru tidak menguasai metode mastery learning sehingga mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pembelajaran. Berdasarkan observasi menunjukkan bahwa banyak siswa yang belum mampu memahami dengan baik konsep tersebut, dikarenakan penyampaian materi mata pelajaran kepada siswa tanpa pendekatan belajar tuntas. Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) mengetahui manfaatkan strategi pembelajaran pendekatan belajar tuntas (mastery learning); (2) mengusahakan siswa untuk berminat dalam belajar fisika; (3) Menyikapi perbedaan individu siswa dengan baik; (4) mengetahui ada atau tidaknya peningkatan prestasi belajar siswa dengan pendekatan belajar tuntas; (5) mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui pendekatan belajar tuntas; (6) mengetahui kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dengan pendekatan belajar tuntas; (7) mengetahui hasil prestasi belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui pendekatan belajar tuntas. Tempat dan waktu penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Blang Pidie pada siswa kelas VII1 semester ganjil tahun ajaran 2011/2012 dengan sampel sebanyak 25 orang siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. (1) Pembelajaran dengan menggunakan metode mastery learning berpengaruh positif atau dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi suhui, hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa secara individual mulai RPP I sebesar 75%, RPP II sebesar 81,1%, dan RPP III sebesar 85,4%; (2) Aktivitas guru yang paling dominan muncul pada pembelajaran dengan mengunakan metode mastery learning adalah memberikan informasi tentang LKS dan masalah yang harus di pecahkan. Sedangkan aktivitas siswa yang paling dominan muncul adalah mengerjakan pre-test dan post-test; (3) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan mengunakan metode eksperimen selama siklus 1, siklus 2, dan siklus 3 mengalami peningkatan yaitu dari katagori baik menjadi katagori sangat baik; dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran metode eksperimen sangat senang yaitu sebesar 92,9%.Kata kunci : hasil belajar, pendekatan belajar tuntas
Banda Aceh
Creator
Jamaluddin
Publisher
Fakultas FKIP
Date
2014
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4366