Dublin Core
Title
KONSENTRASI GONADOTROPIN RELEASING HORMONE (GnRH) EKSTRAK OTAK SAPI PERANAKAN FRIESIEN HOLSTEIN BETINA FASE FOLIKULER DAN LUTEAL
Description
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan gonadotropin releasing hormone (GnRH) ekstrak jaringan otak sapi dewasa pada fase
folikuler (ovari berfolikel) dan fase luteal (ovari berkorpus luteum). Pada penelitian ini digunakan 2 buah otak sapi perah peranakan Friesien
Holstein (FH) dewasa dengan umur 7-8 tahun yang pada saat disembelih kondisi ovarinya menunjukkan fase folikuler (1 buah otak) dan fase
luteal (1 buah otak). Analisis kandungan GnRH dilakukan dengan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) indirect. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konsentrasi GnRH bagian otak sapi pada fase folikuler vs fase luteal berturut-turut untuk bagian otak parietal lobe of
cerebral hemisphere, corpus callosum, thalamus, hipothalamus, pituitary gland (hipofise), midbrain, cerebellum, pons, dan medulla oblongata
masing-masing adalah 260 vs 270, 110 vs 170, 230 vs 320, 1590 vs 1310, 840 vs 1250, 530 vs 810, 200 vs 480, 230 vs 100, dan 220 vs 70 μg/ml.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa semua bagian otak sapi yang diamati mengandung GnRH dengan konsentrasi yang berbeda antara fase
folikuler dengan fase luteal.
folikuler (ovari berfolikel) dan fase luteal (ovari berkorpus luteum). Pada penelitian ini digunakan 2 buah otak sapi perah peranakan Friesien
Holstein (FH) dewasa dengan umur 7-8 tahun yang pada saat disembelih kondisi ovarinya menunjukkan fase folikuler (1 buah otak) dan fase
luteal (1 buah otak). Analisis kandungan GnRH dilakukan dengan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) indirect. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konsentrasi GnRH bagian otak sapi pada fase folikuler vs fase luteal berturut-turut untuk bagian otak parietal lobe of
cerebral hemisphere, corpus callosum, thalamus, hipothalamus, pituitary gland (hipofise), midbrain, cerebellum, pons, dan medulla oblongata
masing-masing adalah 260 vs 270, 110 vs 170, 230 vs 320, 1590 vs 1310, 840 vs 1250, 530 vs 810, 200 vs 480, 230 vs 100, dan 220 vs 70 μg/ml.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa semua bagian otak sapi yang diamati mengandung GnRH dengan konsentrasi yang berbeda antara fase
folikuler dengan fase luteal.
Creator
Isnaini, Nurul
Wahjuningsih, Sri
Source
Jurnal Kedokteran Hewan - Indonesian Journal of Veterinary Sciences; Vol 8, No 2 (2014): J. Ked. Hewan
Jurnal Kedokteran Hewan; Vol 8, No 2 (2014): J. Ked. Hewan
2502-5600
1978-225X
Publisher
Syiah Kuala University
Date
2015-09-13
Contributor
Rights
Copyright (c) 2016 by author and J. Ked. Hewan
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
Relation
http://jurnal.unsyiah.ac.id/JKH/article/view/2627/2480
Format
application/x-empty
Language
eng
Type
info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
Identifier
http://jurnal.unsyiah.ac.id/JKH/article/view/2627
10.21157/j.ked.hewan.v8i2.2627