Pengelompokan Berdasarkan Karakter Morfologi Vegetatif pada Plasma Nutfah Pisang Asal Kabupaten Aceh Besar

Dublin Core

Title

Pengelompokan Berdasarkan Karakter Morfologi Vegetatif pada Plasma Nutfah Pisang Asal Kabupaten Aceh Besar

Subject

Aksesi pisang; plasma nutfah; keragaman; karakter vegetatif; Banana accession; germplasm; diversity; vegetative character

Description

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan berbagai jenis pisang (Musa spp.) yang terdapat di Kabupaten Aceh Besar berdasarkan karakter morfologi vegetatif dari berbagai plasma nutfah pisang. Pengamatan meliputi karakter kuantitatif dan karakter kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesi pisang dapat dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan tinggi batang semu. Kelompok pertama, kategori batang semu pendek, terdapat  4 aksesi, selanjutnya kategori batang semu sedang, terdapat 9 aksesi dan terakhir kategori batang semu tinggi, terdapat 7 aksesi. Sedangkan berdasarkan 28 karakter kualitatif, terbentuk dendogram yang mengelompokkan aksesi pisang pada 3 kelompok. Kelompok pertama yaitu pisang Bu I, Talon, Nangka, Ayam, Gantang, Mah Sabang, Banten, Mas Aceh, Klat Barat, Lidi, Abin, dan Kapai. Kelompok kedua yaitu pisang Swasa dan Buu. Kelompok ketiga yaitu pisang Wak, Kepok dan Bhem. Berdasarkan karakter tipe lekuk kanal petiol, warna batang semu dasar dan tipe bercak maka kelompok pertama dan kedua diklasifikasikan memiliki genom dominan A (berasal dari Musa acuminata), sedangkan kelompok ketiga memiliki genom dominan B (berasal dari Musa balbisiana). Grouping Based on Vegetative Morphological Character of Banana Germplasm from Aceh Besar DistrictABSTRACT. This study aims to grouping the diversity of banana (Musa spp.) from Aceh Besar District based on vegetative morphological characters of banana germplasm. Observations included quantitative and qualitative characters. Grouping based on pseudostem height were divided into three groups. The first group, short pseudostem, is 4 accessions. The second group, medium pseudostem, are 9 of accession. Last, the third group, high pseudostem, are 7 accessions. While based on 28 qualitative characters, formed dendogram classifying banana accessions into 3 groups. Based on the character type of petoile canal, predominant underlying color of pseudostem and blotches of petiole base, the first and second groups are classified into the group that have dominant genome A (derived from Musa acuminata), while the third group has dominant genome B (derived from Musa balbisiana).

Creator

Rahmawati, Marai; Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
Hayati, Erita; Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Source

Jurnal Agrista; Vol 17, No 3 (2013): Volume 17 Nomor 3 Desember 2013; 111-118
1410-3389
1410-3389

Publisher

Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Date

2013-12-01

Contributor

Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Relation

http://jurnal.unsyiah.ac.id/agrista/article/view/1496/1388

Format

application/pdf

Language

eng

Type

info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article

Identifier

http://jurnal.unsyiah.ac.id/agrista/article/view/1496