Dublin Core
Title
Kualitas Belajar Siswa Setelah Pelaksanaan Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue
Subject
TEACHING PROCESS
EDUCATIONAL PSYCHOLOGY
Description
ABSTRAKKata Kunci: Kualitas Belajar Siswa, Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS).Penelitian ini mengkaji tentang: Kualitas Belajar Siswa setelah Pelaksanaan Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue. Rumusan masalah: (1) Bagaimana kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue? dan (2) Bagaimana prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) ? Tujuan penelitian ini: (1) Untuk mengetahui kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue dan (2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di Kabupaten Simeulue. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MIN Baturalang Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 orang guru dan 15 orang siswa, yaitu kelas IV 5 orang, V 5 orang, dan VI 5 orang yang diambil secara purposive sampling (sampel bertujuan). Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan instrumen wawancara, dan setelah data terkumpul melalui wawancara langsung dengan informan, selanjutnya data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian: (1) Kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) sudah sesuai dengan standar gizi yang disyaratkan oleh pemerintah dan (2) Prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) terdapat perbedaan yang sangat signifikan. Simpulan: (1) Kualitas Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) sudah sangat baik sesuai dengan standar gizi yang disyaratkan oleh pemerintah dan bahan kudapannya juga berasal dari pangan lokal setempat dan (2) Prestasi belajar siswa sebelum dan setelah pelaksanaan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) sebelum pemberian kudapan sangat rendah atau kurang, akan tetapi setelah pemberian kudapan prestasi mereka menjadi semakin meningkat dan semangat belajar mereka juga mencapai peningkatan yang optimal. Saran: (1) Diharapkan kepada pemerintah agar dapat meneruskan program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) ini dalam rangka upaya meningkatkan ketahanan fisik, gizi, dan kualitas peserta didik di masa yang akan datang dan (2) Diharapkan kepada pihak sekolah agar dapat menyediakan kudapan yang sesuai dengan standar gizi, sehingga prestasi belajar peserta didik menjadi semakin meningkat.
Banda Aceh
Creator
Darmili
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Date
2013
Format
SKR
Language
id
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=3493