[Untitled]

Dublin Core

Subject

ASPHALT CONCRETE

Description

Pembangunan jalan yang dilaksanakan pada masa sekarang dihadapkan pada penyempurnaan kualitas dan penghematan biaya pembangunan. Peningkatan tersebut khususnya pada konstruksi perkerasan lentur yang terus dilakukan membutuhkan material yang ikut bertambah. Hal ini menyebabkan ketersediaan material yang semakin berkurang dari waktu ke waktu. Keberadaan batu basalt yang melimpah belum dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini memvariasikan campuran antara abu batu basalt dengan abu sekam sebagai filler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC) menggunakan material basalt dengan campuran Aspal Pen 60/70 dan bahan pengisi (filler) abu batu basalt yang divariasikan dengan abu sekam. Agregat batu basalt yang digunakan sebagai bahan campuran perkerasan berasal dari Neuheun Aceh Besar. Aspal yang digunakan adalah aspal penetrasi 60/70 dengan kadar aspal 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5%. Spesifikasi yang digunakan mengikuti standar Spesifikasi Umum Bina Marga (2010) dengan menggunakan metode Marshall. Kadar aspal optimum (KAO) yang didapat untuk masing-masing variasi filler adalah 5,27%. Karakteristik Marshall Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC) menggunakan material basalt dengan campuran Aspal Pen 60/70 dan bahan pengisi (filler) abu batu basalt yang divariasikan dengan abu sekam semuanya memenuhi persyaratan kecuali nilai durabilitas yang tidak memenuhi persyaratan (? 80%) yang masing-masing variasi filler abu batu basalt dan abu sekam 0% - 6%, 2% - 4%, 4% - 2%, dan 6% - 0% dengan masing-masing nilai secara berurut adalah 78,15%, 76,51%, 73,58%, 70,57%.Kata kunci; Material Basalt, Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC), Aspal Pen 60/70,Bahan Pengisi Abu Sekam.
Banda Aceh

Creator

Irwanyah

Publisher

Fakultas Teknik

Date

2014

Format

SKR

Language

id

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=3071