Dublin Core
Title
Hubungan Derajat Sesak Napas Penyakit Paru Ostruktif Kronik dengan Simptom Ansietas
Subject
TUBERCULOSIS
PULMONARY DISEASE-MEDICINE
Description
ABSTRAKPPOK adalah keadaan penyakit yang ditandai oleh keterbatasan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel. Keterbatasan aliran udara ini berhubungan dengan respons peradangan yang abnormal dari paru terhadap partikel atau udara yang berbahaya. Pasien PPOK umumnya mengeluhkan gejala sesak napas yang cenderung bertambah berat sehingga menimbulkan ansietas yang meningkat pada pasien PPOK yang disebabkan oleh faktor psikologis atau psikopatologis yang mempengaruhi kemampuan pasien dalam mengatasi penyakitnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan derajat sesak napas penyakit paru obstruksi kronik dengan simptom ansietas. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Derajat sesak napas diukur melalui wawancara dengan mengunakan kuesioner Modified Medical Research Council (MMRC) dan simptom ansietas diukur dengan menggunakan Kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang berobat di Poli Paru sebanyak 49 orang yang diambil secara accidental sampling dari tanggal 16 September 2013 sampai 16 Oktober 2013. Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan derajat sesak napas penyakit paru obstruktif kronik dengan simptom ansietas (p value = 0,003) dengan kekuatan korelasi sedang (r = 0,412). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan derajat sesak napas penyakit paru obstruktif kronik dengan simptom ansietas.Kata kunci: PPOK, Derajat Sesak Napas, Simptom Ansietas.
Banda Aceh
Creator
Maulianur Rizki
Publisher
Fakultas Kedokteran
Date
2013
Format
SKR
Language
id
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=3053