Dublin Core
Title
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Outcome Pasien Cedera Kranioserebral Berat
Description
Hampir 1,5 juta individu di Amerika serikat telah mengalami cedera kranioserebral. Outcome penderita cedera kranioserebral sangatlah bervariasi sesuai dengan faktor-faktor yang dimilikinya. Semakin bertambahnya faktor-faktor tersebut, semakin tinggi pula resiko terhadap memburuknya outcome, bahkan meningkatkan resiko kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi outcome pasien cedera kranioserebral berat di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, berlangsung dari Januari 2011 sampai Maret 2011 di Instalasi Gawat Darurat, Intensive care unit (ICU), Ruang Rawat Inap Bagian Bedah dan Ruang Rawat Inap Bagian Saraf RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diagnosa cedera kranioserebral berat dan hasil pemeriksaannya dilihat dari status pasien cedera kranioserebral dan wawancara dengan responden. Dari 23 sampel didapatkan penderita cedera kranioserebral berat di di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh cenderung memilki outcome yang baik yaitu sebanyak 60,9%, kelompok dengan rentang umur 25-44 tahun ber-outcome baik yaitu sebanyak 75%, outcome buruk pada pasien yang mempunyai derajat kesadaran yang memburuk, yaitu sebanyak 85.7%, outcome yang buruk pada pasien yang mempunyai kelainan patologi berupa Difuse axonal injury (DAI) dan Sub Arachnoid hematome (SAH) yaitu masing-masing sebanyak 100% dan outcome yang baik pada pasien yang tidak mempunyai keluhan penyerta, yaitu sebanyak 10 orang (71,4%).Kata kunci: cedera kranioserebral berat, outcome, faktor-faktor
Creator
Muhammad Iqbal Amin
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=2917