Dublin Core
Title
KORELASI ANTARA DEHIDRASI DENGAN FAKTOR-FAKTOR KLINIS PADA ANAK KAMBING KACANG LOKAL ( CAPRA AEGAGRUS HIRCUS)
Description
Penelitian ini bertujuan menentukan faktor yang paling berpengaruh secara klinis terhadap terjadinya dehidrasi pada ternak kambing yang berumur 10-14 hari, sehingga tingkat akurasi dalam mendiagnosa keadaan hidrasi semakin tinggi. Sebanyak 10 ekor anak kambing kacang lokal dijadikan sebagai objek penelitian. Perlakuan yang diberikan kepada anak kambing kacang lokal tersebut adalah dengan mendehidrasikan sampai penurunan berat badan mencapai 10% dengan cara menginduksikan preparat diuretika (furosemide 2mg/kg bb secara intramuskulus setiap 4 jam, spironolactone 50 mg per oral setiap 8 jam dan hydrochlorothiazide 50 mg per oral setiap 8 jam) dan larutan katartika 2 mg/kg bb setiap 8 jam. Analisis regresi digunakan untuk menguji hubungan antara faktor-faktor klinis yang dianggap potensial, yaitu enopthalmus, turgor kulit (punggung, leher dan pelupuk mata atas), warna dan kelebaban selaput lendir, Capillary Refill Time, pulsus, nafas dan suhu tubuh. Hasil yang diperoleh adalah enophthalmus, turgor kulit pada wilayah punggung dan turgor kulit pada wilayah mata memiliki hubungan yang erat terhadap terjadinya dehidrasi dengan koefisien determinan R2 masing-masing 0,92; 0,90 dan 0,81. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tiga parameter ini dapat dijadikan prediktor dalam memprediksikan derajat dehidrasi pada anak kambing kacang lokal.
Banda Aceh
Creator
Isra Hadi, S.KH
Publisher
Fakultas Kedokteran Hewan
Date
2015
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16244