Dublin Core
Title
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BATANG JALOH TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS)YANG DIINFEKSI TRYPANOSOMA EVANSI
Description
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh infeksi Trypanosoma evansi terhadap gambaran mikroskopis ginjal tikus putih dan mengetahui apakah pemberian ekstrak kulit batang jaloh dapat mencegah kerusakan ginjal yang diinfeksi T. evansi. Dalam penelitian ini digunakan ginjal dari 25 ekor tikus dibagi secara acak dalam 5 kelompok perlakuan masing-masing 5 ekor tikus putih. Perlakuan kontrol (K0) tanpa infeksi T.evansi dan ekstrak kulit batang jaloh. Perlakuan 1 (P1) diberi T. evansi 103/0,3 ml tanpa ekstrak kulit batang jaloh, perlakuan 2 (P2) diberi T. evansi 103/0,3 ml. dan ekstrak kulit batang jaloh dosis 30 mg/kg bb (1 ml), Perlakuan 3 (P3) diberi T. evansi 103/0,3 ml dan ekstrak kulit batang jaloh dosis 45 mg/kg bb (1 ml), perlakuan 4 (P4) diberi T. evansi 103/0,3 ml dan ekstrak etanol batang jaloh dosis 60 mg/kg bb (1 ml). Ekstrak diberikan secara oral selama 3 hari berturut-turut. Pada hari ke-4 semua tikus dieutanasia dengan menggunakan kloroform dan diambil organ ginjal untuk pemeriksaan mikroskopis. Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif. Hasil dari pemberian ekstrak kulit batang jaloh dengan dosis 30 mg/kg bb dan 45 mg/kg bb dapat memperbaiki sel-sel tubulus dan glomerulus ginjal. Sedangkan pemberian dosis 60 mg/kg bb menyebabkan kerusakan ginjal dengan gambaran sel-sel tubulus, glomerulus mengalami nekrosis, dan glomerulus membengkak. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak kulit batang jaloh pada dosis 30 mg/kg bb dan 45 mg/kg bb merupakan dosis yang efektif untuk menghambat perkembangan T. evansi dan mampu mencegah kerusakan struktur jaringan.
Banda Aceh
Creator
NURDINIYAH, S.KH
Publisher
Fakultas Kedokteran Hewan
Date
2015
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16239