ALIH KODE DAN PEMINJAMAN KODE DALAM INTERAKSI MASYARAKAT MULTILINGUAL DI KECAMATAN TIMANG GAJAH, KABUPATEN BENER MERIAH

Dublin Core

Title

ALIH KODE DAN PEMINJAMAN KODE DALAM INTERAKSI MASYARAKAT MULTILINGUAL DI KECAMATAN TIMANG GAJAH, KABUPATEN BENER MERIAH

Description

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jenis alih kode di dalam wacana interaksi masyarakat multilingual di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, (2) jenis peminjaman kode di dalam wacana interaksi masyarakat multilingual di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, (3) faktor-faktor timbulnya alih kode di dalam wacana interaksi masyarakat multilingual di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, dan (4) faktor-faktor timbulnya peminjaman kode di dalam wacana interaksi masyarakat multilingual di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ini adalah wacana interaksi masyarakat multilingual di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan catat. Proses penelitian diawali dengan membaca data yang telah dikumpulkan, memilih yang sesuai dengan penelitian yaitu alih kode dan peminjaman kode, mengklasifikasikan berdasarkan alih kode dan peminjaman kode, menganalisis data, menentukan penyebab terjadinya alih kode dan peminjaman kode, kemudian menarik kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jenis alih kode pada wacana interaksi masyarakat multilingual di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah terjadi pada jenis alih kode intern yaitu peralihan kode dari bahasa Indonesia ke bahasa daerah ataupun sebaliknya dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia, selain itu juga terjadi peralihan kode situasional dan metaforis. Penyebab terjadinya alih kode pada interaksi masyarakat multilingual di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah adalah (1) sebab penutur atau pembicara (2) sebab lawan tutur atau pendengar, (3) sebab hadirnya orang ketiga, dan (4) sebab perubahan situasi dari formal ke informal, (5) sebab perubahan topik. Jenis peminjaman kode yang terjadi adalah jenis peminjaman kode ke dalam yaitu bersumber dari bahasa asli dan segala variasinya, yaitu peminjaman dalam bahasa Indonesia, bahasa Gayo, bahasa Aceh, dan bahasa Jawa. Kemudian peminjaman kode keluar yang bersumber dari bahasa asing yang merupakan peminjaman dari bahasa Arab dan Inggris. Penyebab terjadinya peminjaman kode adalah ntuk mengakrabkan suasana, untuk menghormati lawan bicara, membangkitkan rasa humor, untuk menegaskan maksud tertentu, menunjukkan identitas diri, pengaruh materi pembicaraan, tidak adanya padanan kata, memamerkan keterpelajarannya, dan memamerkan kedudukannya.
Banda Aceh

Creator

Trisfayani

Publisher

Fakultas Pasca Sarjana

Date

2015

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16141