PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SMAN 5 BANDA ACEH

Dublin Core

Title

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SMAN 5 BANDA ACEH

Description

ABSTRAKKata kunci : Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAIPembelajaran kooperatif tipe TAI merupakan model pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok secara kolaboratif yang terdiri dari 4-5 orang dengan struktur kelompok heterogen sehingga sebagian besar aktivitas pembelajaran berpusat pada siswa yang mempelajari materi pelajaran dan berdiskusi untuk menyelesaikan masalah lebih interaktif sehingga waktu pelaksanaan pembelajaran dapat ditingkatkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Geografi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI; (2) Untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran Geografi dalam Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI; (3) Untuk mengetahui keterampilan guru dalam mengelola proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI; dan (4) Untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI untuk mendapatkan hasil belajar yang baik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS II SMA Negeri 5 Banda Aceh yang terdiri dari 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes (pre-test dan pos-test) untuk hasil belajar siswa, menggunakan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat, pada siklus I terdapat 17 siswa yang tuntas secara individual dan 7 siswa yang tidak tuntas, pada siklus II terdapat 22 siswa yang tuntas secara individual dan 2 siswa yang tidak tuntas dari 24 orang siswa. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 90% pada siklus ke II; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI meningkat dari sedang (2,5) menjadi baik (3,5) dan (4) Respon siswa adalah 92,% dari 24 siswa dapat memperjelas pemahaman terhadap materi yang dipelajari melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI.
Banda Aceh

Creator

ZULMARJAN

Publisher

Fakultas FKIP

Date

2015

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16080