Dublin Core
Title
PENGARUH MINYAK ATSIRI KULIT BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA (CHRISTM.) SWINGLE) TERHADAP PERTUMBUHAN METHICILLIN-RNRESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUSRNSECARA IN VITRO
Description
ABSTRAKJeruk nipis (Citrus aurantifolia (Christm.) Swingle ) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit. Kemampuan jeruk nipis sebagai tanaman obat disebabkan banyaknya senyawa aktif yang terkandung di dalamnya, salah satunya adalah minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minyak atsiri kulit buah jeruk nipis terhadap pertumbuhan Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram. Perlakuan terdiri dari minyak atsiri kulit buah jeruk nipis dengan konsentrasi 5%, 20%, 35% dan 50%. Kontrol negatif menggunakan tween 80% + akuades steril dan kontrol positif menggunakan Vancomycin 30 ?g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri kulit buah jeruk nipis konsentrasi 5%, 20%, 35% dan 50% memiliki daya hambat terhadap MRSA dengan diameter rata-rata zona hambat masing-masing 8 mm, 12,38 mm, 15,25 mm dan 16,38 mm. Kontrol negatif tidak terbentuk zona hambat sedangkan kontrol positif adalah 19,25 mm. Hasil analisis data dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna dari minyak atsiri kulit buah jeruk nipis dalam menghambat pertumbuhan MRSA (p
Creator
Rita Rosita
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=15829