Dublin Core
Title
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA YANG DIAJARKAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE RNNUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN MODEL RNTEAM GAME TOURNAMENT (TGT)RNDI SMPN 8 BANDA ACEH
Subject
TEACHING METHODS
EDUCATIONAL PSYCHOLOGY
Description
ABSTRAKKata kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran NHT, Model Pembelajaran TGTPenelitian ini mengangkat masalah yaitu rendahnya hasil belajar siswa yang diajarkan oleh guru di sekolah,berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru fisika di SMPNegeri 8 Banda Aceh, rendahnya hasil belajar siswa dikarenakan penggunaan model dan metode kurang bervariasi yang diguakan guru dalam mengajar,sehingga pembelajaran menjadi monoton dan siswa cenderung tidak aktif dalam PBM.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang lebih baik model pembelajaran NHT dengan model pembelajaran TGT pada materi pembentukan bayangan pada cermin. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 8 Banda Aceh tahun pelajaran 2014/2015 terdiri dari 7 kelas dengan jumlah siswa 145 orang. Dari jumlah populasi tersebut ditetapkan sampel sebesar 42 siswa yang terdiri dari kelas VIII-6 dan VIII-7. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis yang terdiri dari pre tes dan post tes. Pengolahan data pada pre tes menggunakan uji normalitas dan homogenitas sedangkan data post tes mengunakan uji statistik berupa uji-t yang telah terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitasnya. Kelas VIII-6 ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran NHT dan kelas VIII-7 ditetapkan sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model TGT. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas yang diajarkan dengan model NHT adalah 68,6. Sedangkan pada kelas yang diajarkan dengan model pembelajaran TGT rata-rata hasil belajar adalah 57,318. Halini juga dalap dibuktikan dengan perhitungan pada uji t, diperoleh thitung = 1,84 dan ttabel pada taraf signifikan ? = 0,05, dk = (n1 + n2 - 2) = (20+ 22-2) = 40 dan peluang 0,95 didapat t 0,95 (40) = 2,38. Jadi thitung > t tabel, yaitu 2,38 > 1,684. Oleh karena itu, thitung berada di daerah penolakan H0. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa pada materi pembentukan bayangan pada cermin yang diajarkan dengan model NHT lebih baik dari pada hasil belajar yang diajarkan menggunakan model TGT.
Banda Aceh
Creator
Wahyuni B
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala
Date
2015
Format
SKR
Language
id
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=15707