Dublin Core
Title
SERAT ALTERNATIF DARI ALGA MERAH (GRACILARIA SP.) DAN BATANG RUBIK (CALOTROPIS GIGANTEA) UNTUK PEMBUATAN KERTAS
Description
Seiring perkembangan teknologi dan terus bertambahnya populasi manusia di dunia, penggunaan kertas semakin meningkat. Untuk saat ini, sebagian besar industri pembuatan kertas memakai material kayu sebagai bahan baku. Khususnya di indonesia, jumlah lahan untuk menanam pohon untuk menghasilkan kayu semakin menipis dikarenakan semakin banyak lahan dialihfungsikan untuk perkebunan, bangunan, dan lain-lain. Dan juga kebutuhan akan serat juga menjadi masalah tambahan pada berkurangnya sumber daya hutan. Tujuan penelitian ini, kertas yang dihasilkan dari olahan alga merah dan serat batang rubik diharapkan mampu mengatasi masalah keterbatasan persediaan bahan baku kayu sebagai bahan baku pembuatan kertas. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi serat batang rubik, membuat pulp dengan memvariasikan jumlah persentase serat dengan alga (0%, 2%, 4%, 6%, 8%) dari 127,5 gr campuran pulp, membuat kertas dalam cetakan 20 cm x 30 cm. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuran fisik, pengujian tarik, dan observasi SEM. Nilai kuat tarik kertas tanpa penambahan serat adalah 0,055 kgf/mm2, sedangkan nilai kuat tarik kertas dengan penambahan serat 2%, 4%, 6%, dan 8% secara berturut-turut adalah 0,136 kgf/mm2; 0,147 kgf/mm2; 0,112 kgf/mm2; dan 0,165 kgf/mm2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kertas dengan penambahan serat batang rubik mampu memperbaiki kuat tarik kertas tanpa penambahan serat batang rubik. Penelitian lanjutan perlu dilakukan lebih banyak variasi serat yang dipilih dan melakukan pengujian lainnya berdasarkan standard pengujian kertas.
Creator
Muhammad Furqan
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=15590