Dublin Core
Title
HUBUNGAN LAMA MENYANDANG DAN FREKUENSI KEJANG TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA PENYANDANG EPILEPSI
Description
ABSTRAKPenyandang epilepsi memiliki prevalensi yang tinggi untuk terkena gangguan depresi dibandingkan dengan populasi umum. depresi adalah gangguan psikiatri yang paling sering terjadi pada penyandang epilepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara beberapa faktor risiko depresi pada penyandang epilepsi, yaitu lama menyandang dan frekuensi kejang. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dan sampel yang didapatkan adalah sebanyak 24 pasien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional survey. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner Beck Depression Inventory II. Data dianalisis dengan menggunakan uji Spearman untuk mengidentifikasi hubungan antara lama menyandang dan frekuensi kejang terhadap tingkat depresi pada penyandang epilepsi dengan derajat kemaknaan ? = 0,05. Dari hasil analisis didapatkan bahwa lama menyandang (p = 0,078) mempunyai hubungan yang tidak bermakna dengan tingkat depresi dan frekuensi kejang (p = 0,003) mempunyai hubungan bermakna dengan tingkat depresi.Kata kunci: epilepsi, lama menyandang, frekuensi kejang, depresiABSTRACTPeople with epilepsy have a higher prevalence of depressive disorder than the general population. Depression is the most frequent psychiatric comorbidity in people with epilepsy. The purposed of this research was to investigate the relationship between multiple risk factors for depression, specifically long-suffering and frequency of seizure. Research enrolled in Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh and samples obtained are 24 patients. The method used in this research is descriptive analytic with cross sectional survey. Data obtained by using the Beck Depression Inventory II questionnaire. Data was analyzed with Spearman test to identify the correlation between long-suffering and frequency of seizures with depression severity in people with epilepsy. Significance level ? = 0,05. The results of the research indicated that long-suffering (p = 0,078) had the insignificant correlation with depression severity and frequency of seizure (p = 0,003) had the significant correlation with depression severity.Keywords: epilepsy, long-suffering, frequency of seizures, depression
Creator
mulya raisa
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=15578