PEMANFAATAN BENGKUANG (PACHYRHIZUS EROSUS) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT IIB PADA RNTIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)

Dublin Core

Title

PEMANFAATAN BENGKUANG (PACHYRHIZUS EROSUS) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT IIB PADA RNTIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)

Description

Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan bengkuang (Pachyrizus erosus) terhadap penyembuhan luka bakar derajat IIB pada tikus putih. Hewan coba yang digunakan adalah tikus putih sebanyak 18 ekor, jantan, berumur 2-3 bulan dan bobot badan 180-230 gram. Penelitian ini dirancang menggunakan dua kelompok perlakuan dan tiga kali ulangan serta tiga kali pengambilan sampel. Masing-masing perlakuan terdiri atas sembilan ekor tikus yaitu kelompok aquades dan kelompok bengkuang. Luka bakar dibuat pada punggung tikus menggunakan solder listrik. Perawatan luka bakar dilakukan dua kali sehari selama 21 hari. Pengamatan patologi anatomi dilakukan setiap hari dan histopatologi diamati pada hari ke 7, 14, dan 21. Parameter penelitian diamati secara patologi anatomi yaitu melihat diameter luka bakar, kemerahan dan edema, pembentukan keropeng serta epitelisasi yang dianalisis menggunakan uji T independen, sementara pengamatan secara histopatologi yaitu melihat reaksi inflamasi dan pembentukan serabut kolagen dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan patologi anatomi menunjukkan bahwa penyembuhan luka bakar menggunakan bengkuang tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05). Hasil pengamatan histopatologi menunjukkan bahwa kelompok aquades terlihat infiltrasi sel radang lebih banyak dibandingkan dengan kelompok bengkuang, dan pembentukan kolagen pada kelompok bengkuang terlihat lebih rapat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara statistik bengkuang tidak mempercepat penyembuhan luka bakar derajat IIB pada tikus putih.The aims of this research was to found out the utilization of yam bean (Pachyrhizus erosus) to healing degree burns IIB in white rats. The animals try used were 18 white rats, male, at the age 2-3 months and the body weight 180-230 gram. This research was designed to used two groups of treatment and three times repeat and then three times taken the samples. Each treatment consist of nine white rats, aquadest group and yam bean group. Burns was made on the backsused electric soldering. Treatment of burn done twice a day for 21 days. Observation of anatomic Pathology and histopathology performed daily observed at day 7, 14, and 21. Parameter of this research were observed in Anatomic Pathology that is looking at the diameter of the burn, redness and edema, formation of the scab and epitelisasi were analyzed using independent T test, while observations are inflammatory reactions and formation of collagen fibers analysed descriptive. The result of observation of Anatomic Pathology results showed that the healing of burns using Yam bean showed no real differences (P>0,05). Histopathology observations showed that a group of inflammatory cell infiltration aquades look a lot more compared to the Group of yam bean, and formation of collagen in the group yam bean looks more meetings. Based on the results of the research it can be concluded that statistically yam bean can not speed up healing of burns degrees IIB in white rat.

Creator

Azhar

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=15363