DISPARITAS PENDAPATAN USAHA KECIL MENENGAHRN(UKM) PALA DI KABUPATEN ACEH SELATAN

Dublin Core

Title

DISPARITAS PENDAPATAN USAHA KECIL MENENGAHRN(UKM) PALA DI KABUPATEN ACEH SELATAN

Subject

SMALL BUSINESS
NUTMEG
INCOME

Description

ABSTRAKJudul : Disparitas Pendapatan Usaha Kecil Menengah (UKM) Paladi Kabupaten Aceh SelatanNama : Yazanul TaufikNIM : 0801101010097Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ekonomi PembangunanDosen Pembimbing : Ernawati, S.P., M.SiKonsentrasi : Ekonomi PertaniaanPada Sektor pertanian tanaman pala merupakan komoditi yang menjanjikan akansebuah pertumbuhan ekonomi salah satunya melalui pengelolaan yang dilakukanoleh Usaha Kecil Menengah (UKM). Pengkajian tentang perbedaan tingkatpendapatan UKM pala ini dilakukan di Kabupaten Aceh Selatan, khususnya diKecamatan Tapaktuan dan Samadua. Sebagai wilayah kecamatan yang potensialmemproduksi berbagai macam olahan produk pala, peneliti melakukan wawancaralangsung kepada 22 responden menggunakan kuesioner. Sebanyak 22 respondentersebut yang terdiri dari 8 responden pengrajin UKM pala yang memiliki kebun (a)dan 14 responden pengrajin UKM pala yang belum memiliki kebun (b). Melalui hasiluji T-Test terlihat perbedaan yang signifikan pada tingkat pendapatan yang keduakelompok pengrajin ini peroleh. Kelompok pengrajin pala yang memiliki kebunmampu memperoleh pendapatan bersih tertinggi sampai dengan Rp. 8.650.000, perbulannya, sedangkan kelompok pengrajin pala yang belum memiliki kebun hanyamampu memperoleh pendapatan bersih paling tinggi sebesar Rp. 4.400.000 perbulannya. Menggunakan metode pengujian yang sama pada tingkat biaya produksiproduk olahan pala, kelompok pengrajin (a) mengeluarkan biaya produksi palingtinggi hanya sebesar Rp. 1.300.000 per bulan, sedangkan kelompok pengrajin (b)mengeluarkan biaya produksi paling tinggi hingga Rp. 2.900.000 per bulannya.Dengan hasil pengujian T-Test senilai -14,641 menunjukkan bahwa perbedaanpendapatan dan biaya produksi kedua kelompok pengrajin pala tersebut berbeda padatingkat keyakinan 99 persen. Dengan demikian sangat direkomendasikan sebuahkebijakan melalui Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang mampu membantupengrajin pala yang belum memiliki kebun untuk menekan biaya produksinya danmengejar ketertinggalan tingkat pendapatan yang seharusnya mampu diperoleh jikamereka memiliki kebun untuk ditanani tanaman pala.Kata Kunci : UKM, Disparitas dan Pendapatan.BAB IPENDAHULUAN

Creator

YAZANUL TAUFIK

Publisher

Fakultas Ekonomi

Date

2015

Format

SKR

Language

id

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=14717