Dublin Core
Title
PERKIRAAN NILAI EKONOMIS AKIBAT PENYAKIT ORF PADA KAMBING DI TIGA PASAR HEWAN DALAM KABUPATEN ACEH BESAR
Subject
VETERINARY - PUBLIC HEALTH
GOATS
Description
RINGKASANADHONA BHAJANA WIJAYA NEGARA. Perkiraan nilai ekonomis akibatpenyakit orf pada kambing di tiga pasar hewan dalam Kabupaten Aceh Besar. T.REZA FERASYI dan MUSTAFA SABRITernak kambing merupakan salah satu andalan produksi Indonesia dalammenghadapi globalisasi hasil pertanian tahun 2020 yang dimana pemerintah telahmembuat suatu perencanaan program peningkatan populasi hewan ternak kambing.namun demikian, dalam pelaksanaan program tersebut terdapat kendala berupaserangan penyakit Orf. Orf merupakan suatu penyakit viral yang mempunyai derajatsangat infeksius dan bersifat zoonosis. Kerugian yang ditimbulkan adalah penurunanharga dagang ternak kambing yang terinfeksi karena menyebabkan gangguanpertumbuhan (kehilangan berat badan) dan penampilan ternak yang jelek. Beritakerugian ekonomis akibat ternak terinfeksi Orf sudah banyak dilaporkan dibeberapanegara, akan tetapi di Indonesia, data yang berisi informasi tersebut dan prevalensikejadian penyakit ini sangat kurang. Suatu penelitian untuk memperoleh informasidan prevalensi kejadian penyakit Orf pernah dilakukan di salah satu kecamatan dalamwilayah Kabupaten Aceh Besar. Kabupaten ini dipilih karena merupakan pemasokternak kambing untuk wilayah sekitarnya dan diperoleh hasil berupa nilai prevalensiyang sangat kecil. Diperkirakan tingkat kejadian penyakit akan lebih tinggi biladilakukan studi di pasar hewan yang terdapat dalam Kabupaten tersebut.Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat prevalensi dan nilai ekonomispada kambing terinfeksi Orf yang diperdagangkan di 3 pasar hewan dalam KabupatenAceh Besar, yaitu pasar hewan Seulimum, Sibreh dan Ulee Kareng. Metode yangdigunakan adalah studi observasi potong-lintang. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh pedagang ternak kambing, sementara sampelnya adalah ternak kambing yangdipilih menggunakan teknik sampling acak sederhana. Pengisian kuisioner dilakukankepada responden yang dipilih secara cuplikan disengaja menggunakan teknikwawancara. Diagnosa penyakit Orf pada ternak kambing dilakukan dengan melihatkemungkinan terdapatnya gejala klinis, selanjutnya dimasukkan kedalam lembarpencatatan data. Data dianalisa secara deskriptif analitik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi penyakit Orf di 3 pasarhewan dalam Kabupaten Aceh Besar sebesar 3,4%, kemudian diketahui juga bahwanilai ekonomis ternak kambing yang terinfeksi Orf adalah dibawah Rp. 1.500.000.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah harga ternak kambing yang terinfeksi Orfcenderung lebih rendah dibanding yang sehat, sehingga keuntungan yang diperolehjuga rendahviiSUMMARYADHONA BHAJANA WIJAYA NEGARA. Estimated of the economical value asresult by Orf disease on goat in three livestock market in Aceh Besar district. T.REZA FERASYI dan MUSTAFA SABRIGoats is the one of Indonesian production to face of globalization fromagriculture result in 2020 which that the government have been planning the programto increase the goat livestock population. However, the program implementation thereare obstacles such as infection of Orf disease. Orf is a viral disease that is highlyinfectious and has degrees are zoonotic. Losses incurred are trade price reductioninfected goats because it causes growth retardation (weight loss) and the appearanceof an ugly animal. News economical losses due to cattle infected with Orf has beenreported in several countries, but in Indonesia, which contains the information of dataand the prevalence of this disease is very less. A study to obtain information and Orfdisease prevalence ever conducted in one of the districts in Aceh Besar district.Districts have been selected as a supplier for the goats and the surrounding region theresults obtained in the form of very small prevalence rate. It is estimated that thedisease incidence rate will be higher when the market performed in animal studiescontained in the district.This study aims to determine the prevalence and economical value in goatswho infected with Orf that traded in 3 livestock market in Aceh Besar district, whichis Seulimum, Sibreh and Ulee Kareng livestock market. This method used the crosssectionalobservational study. The population in this study is all of goat seller, whilethe selected goat sample using simple random sampling technique. The questionnaireis filled by using interview techniques to the respondents who selected with purposivesampling. Diagnoses of Orf disease in goats performed by looking at the possibilityof the presence of clinical symptoms, afterward the data included into recordingsheets. Data were analyzed by descriptive analytic.The results showed that the prevalence of the Orf disease in 3 livestockmarket in Aceh Besar district is 3.4%, and then is known too that the economicalvalue of goats who infected with Orf it is below 1.500.000 rupiah. The conclusion ofthis study is the price of goats infected with Orf tend to be lower than the healthy,thus the profit also low.
Banda Aceh
Creator
ADHONA BHAJANA WIJAYA NEGARA
Publisher
Fakultas Kedokteran Hewan
Date
2014
Format
THS
Language
id
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=14670