PENAMBAHAN TRICHODERMA PADA KOMPOS LIMBAH KAKAO DAN PENGARUHNYA DALAM MENEKAN PATOGEN TULAR TANAH PHYTHOPTHORA PALMIVORA PADA PEMBIBITAN KAKAO

Dublin Core

Title

PENAMBAHAN TRICHODERMA PADA KOMPOS LIMBAH KAKAO DAN PENGARUHNYA DALAM MENEKAN PATOGEN TULAR TANAH PHYTHOPTHORA PALMIVORA PADA PEMBIBITAN KAKAO

Description

Muzakir. Penambahan Trichoderma pada Kompos Limbah Kakao dan Pengaruhnya dalam Menekan Patogen Tular Tanah Phythopthora palmivora pada Pembibitan Kakao. Di bawah bimbingan Rina Sriwati sebagai ketua dan Husni sebagai anggota.Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penambahan Trichoderma harzianum, Trichoderma virens dan T. harzianum + T. virens pada kompos limbah kakao terhadap perkembangan Phythopthora palmivora pada pembibitan kakao. Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei 2013 hingga Juni 2014 di Laboratorium Penyakit Tumbuhan serta pada rumah jaring, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Kompos dibuat dengan mengumpulkan kulit kakao yang berasal dari daerah Pidie Jaya. Perbandingan kompos dan tanah yang digunakan sebagai media tanam bibit kakao adalah 40: 60 %. Penelitian ini didesain dengan Rancangan Acak Lengkap dengan sebelas perlakuan (berikut dua kontrol) dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas tiga perlakuan jenis: T. harzianum; T. virens; T. harzianum + T. virens dan tiga dosis Trichoderma: 1; 2 dan 4 g/l serta dua kontrol, kontrol positif (diinokulasi patogen) dan kontrol negatif (tidak diinokulasi patogen). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), lebar daun (mm), jumlah daun, kejadian penyakit dan keparahan penyakit bibit kakao setelah diinokulasi P. palmivora pada 3 minggu setelah tanam dan diperlakukan dengan Trichoderma yang ditambahkan pada kompos. Pengamatan dilakukan hingga 7 minggu setelah tanam. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf uji 5 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan T. harzianum, T. virens maupun T. harzianum + T. virens pada kompos limbah kakao efektif digunakan untuk menekan perkembangan P. palmivora pada bibit kakao dan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhannya. Tingkat keparahan penyakit bibit kakao terendah diperoleh pada dosis 2 g/l campuran T. harzianum + T. virens yaitu sebesar 10,30 %. Kata Kunci : Kompos kulit kakao, kakao, pembibitan, Trichoderma virens, Trichoderma harzianum, Phythopthora palmivora

Creator

Muzakir

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13939