PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DI KELAS X SMA RNINSHAFUDDIN BANDA ACEH

Dublin Core

Title

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DI KELAS X SMA RNINSHAFUDDIN BANDA ACEH

Subject

LEARNING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY
TEACHING METHODS

Description

Kata kunci : Hasil Belajar, Geografi, Problem-Based Learning, Konvensional Penelitian ini adalah tentang perbandingan hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning dan pendekatan konvensional di kelas X SMA Inshafuddin Banda Aceh. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa yang terbukti melalui hasil ulangan harian, siswa mengalami kesulitan dalam menanggapi pelajaran, dan banyak siswa yang kurang aktif pada saat proses pembelajaran berlangsung. Model pembelajaran Problem-Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang mendorong siswa untuk memecahkan masalah terkait dengan kehidupan sehari-hari. model ini dapat pula membangkitkan rasa ingin tahu serta menciptakan diskusi yang menyenangkan di lingkungan belajar sehingga terjalin interaksi aktif dan efektif antara guru dan siswa. Rumusan masalah adalah apakah hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa menggunakan pendekatan konvensional di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan model Problem-Based Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar menggunakaan pendekatan konvensional di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Populasi penelitian 58 siswa yang merupakan seluruh siswa kelas X.IPS di SMA Inshafuddin Banda Aceh, sedangkan sampel penelitian sebanyak 2 kelas, kelas X.IPS-1 dan kelas X.IPS-2 yang masing-masing berjumlah 29 siswa. Teknik pengambilan data yaitu melakukan observasi, studi kepustakaan, dan memberikan Pre-Test dan Post-Test. Teknik analisis data memakai rumus ANOVA untuk mengolah data Pre-Test, sedangkan rumus uji t untuk mengolah Post-Test. Berdasarkan hasil perhitungan uji t diperoleh thitung = 2.63. jika nilai ini dibandingkan dengan nilai tabel taraf signifikansi 5% dk (n1+n2 - 2), maka diperoleh ttabel = 1,68, jadi terlihat thitung ? ttabel sesuai kriteria maka Ha diterima. Dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan, yaitu hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan pendekatan konvensional di kelas X SMA Banda Aceh.
Banda Aceh

Creator

Rizki Rahayu

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Date

2015

Format

SKR

Language

id

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13625