Dublin Core
Title
ANALISIS SUBSEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR DI PROVINSI ACEH
Description
Penelitian ini difokuskan untuk melihat subsektor yang menjadi industri basis dan menjelaskan kondisi industri pengolahan selama periode 2003-2013 di Provinsi Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Terdapat dua macam metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis location quotient dan analisis klassen typology. Analisis location quotient digunakan untuk melihat subsektor industri pengolahan yang menjadi industri basis. Analisis klassen typology digunakan untuk menggambarkan struktur dan kondisi subsektor industri pengolahan. Berdasarkan analisis location quotient, industri pengolahan tidak lagi tergolong industri basis. Namun, kelompok industri pengolahan migas masih menjadi industri basis. Subsektor yang menjadi industri basis adalah subsektor industri pengolahan gas alam cair. Kelompok industri pengolahan non migas bukan merupakan industri basis dan tidak ada subsektor industri non migas yang menjadi industri basis. Didasarkan pada analisis klassen typology, hanya satu subsektor yang tergolong kedalam subsektor maju dan tumbuh cepat, dua subsektor tergolong kedalam subsektor maju tapi tertekan, satu subsektor tergolong subsektor relatif tertinggal, enam subsektor sisanya tergolong kedalam subsektor yang berkembang cepat. Melihat akan kondisi tersebut, pemerintah perlu mempertahankan dan mengembangkan industri basis yang ada di Provinsi Aceh. Pemerintah juga perlu mengambil tindakan terkait dengan mempertahankan subsektor industri pengolahan yang sebenarnya masih unggul dalam hal kontribusi dan tetap mengembangkan subsektor yang memiliki potensi untuk maju dikemudian hari.Kata Kunci : Location Quotient, Klassen Typology, Industri Pengolahan.
Creator
Muhammad Maulizarizky
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13563