GAMBARAN SKEMA OKLUSI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNSYIAH ANGKATAN 2011-2014 YANG MEMILIKI AKTIVITAS PARAFUNGSI (BRUXISM)

Dublin Core

Title

GAMBARAN SKEMA OKLUSI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNSYIAH ANGKATAN 2011-2014 YANG MEMILIKI AKTIVITAS PARAFUNGSI (BRUXISM)

Description

ABSTRAKNama: Novia LestariProgram Studi: Pendidikan Dokter GigiFakultas: Kedokteran GigiJudul: Gambaran Skema Oklusi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah Angkatan 2011-2014 yang Memiliki Aktivitas Parafungsi (Bruxism)Aktivitas parafungsi (bruxism) merupakan aktivitas sistem stomatognati yang dianggap berada diluar aktivitas fungsional berupa grinding yang terjadi pada saat tidur. Tanda yang paling jelas pada penderita bruxism adalah atrisinya ujung insisal gigi anterior dan permukaan oklusal gigi posterior. Perubahan pada oklusi akan menyebabkan berubahnya skema oklusi. Skema oklusi merupakan hubungan kontak yang ideal geligi saat pergerakan ke lateral oleh mandibula. Canine guidance termasuk skema oklusi yang paling baik karena gigi kaninus dapat melindungi gigi posterior saat gerakan artikulasi. Namun jika gigi kaninus sudah atrisi maka skema oklusinya akan berubah menjadi group function. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif yang bertujuan untuk melihat gambaran skema oklusi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah angkatan 2011-2014 yang memiliki aktivitas parafungsi (bruxism). Populasi dalam penelitian ini adalah 328 orang dengan kelompok usia 17-22 tahun. Pengambilan subjek dengan cara purposive sampling dan diperoleh berdasarkan pemeriksaan klinis sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian ini didapatkan 19 orang subjek, yang memiliki skema oklusi canine guidance adalah 5 orang (26,3%), 8 orang (42,1%) yang memiliki skema oklusi group function, dan 6 orang (31,6%) memiliki skema oklusi kombinasi canine guidance dan group function. Kesimpulan dari penelitian ini adalah group function merupakan skema oklusi yang paling banyak ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : Bruxism, Skema Oklusi, Canine Guidance, Group FunctionABSTRACTName: Novia LestariStudy program: DentistryFaculty: DentistryTitle: Occlusal Scheme Description among Dental Students of Syiah Kuala University 2011-2014 Generation which Have Parafungsional Activity (bruxism)Parafunctional activity (bruxism) refers to activities of the stomatognathic system that would be considered to fall outside of functional activities such as grinding that occur during sleep. The most obvious signs in patients with bruxism are tooth wear of the anterior teeth and occlusal surfaces of posterior teeth. Changes in occlusion will cause changes in occlusal scheme. Occlusal scheme is ideal contact relations teeth in lateral movements of mandible. Canine guidance is one of the best occlusal scheme because of canines can protect the posterior teeth while articulation movement. However, if the canine has been attrition then occlusal scheme will turn into a group function. This study design is a descriptive survey that aimed to observe the occlusal scheme description among dental students of Syiah Kuala University 2011-2014 generation which have parafungsional activity (bruxism). The population in this study were 328 people with the age group 17-22 years. Subject was selected using purposive sampling technique and based on clinical examination result that matched the inclusion criteria. Study result showed that among 19 subjects, there are 5 subjects (26,3%) with canine guidance, 8 subjects (42,1%) with group function and 6 subjects (31,6%) with combination both. Group function is the most occlusion type found in this study.Keyword : Bruxism, Occlusal Scheme , Canine Guidance, Group Function

Creator

Novia Lestari

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13385