KEHIDUPAN INSAN PERS PADA MASA DAERAH OPERASI MILITER (DOM) TAHUN 1989-1998 DI ACEH

Dublin Core

Title

KEHIDUPAN INSAN PERS PADA MASA DAERAH OPERASI MILITER (DOM) TAHUN 1989-1998 DI ACEH

Description

ABSTRAKKata kunci: Insan Pers, Militer, Meliput, Reportase, Konflik.Penelitian ini berjudul: Kehidupan Insan Pers pada Masa Daerah Operasi Militer (DOM) Tahun 1989-1998 di Aceh. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang kehidupan insan pers dalam memberitakan konflik antara TNI dan GAM pada masa DOM di Aceh dan apa saja upaya pekerja pers dalam menghadapi berbagai ancaman terkait pemberitaan konflik TNI-GAM pada masa DOM di Aceh. Dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini dilakukan terhadap sejumlah wartawan yang pernah bertugas pada masa DOM di Aceh. Untuk mendapatkan data skunder dilakukan studi literatur di Perpustakaan Unsyiah, Pustaka Wilayah Aceh dan Pustaka Ali Hasjimi, serta sejumlah media baik cetak maupun elektronik dengan menggunakan metode historis atau metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa wartawan yang bertugas di Aceh pada masa DOM menghadapi berbagai tantangan, antara lain akses wartawan dibatasi, sehingga sulit melalukan tugas reportase. Wartawan dituntut memiliki sejuta akal untuk masuk ke wilayah operasi militer terutama di Pidie dan Aceh Utara. Jika wartawan masuk dengan cara terang-terangan, pasti ditangkap militer atau GAM, diinterogasi serta digiring keluar wilayah operasi. Akibat pembatasan ruang gerak terhadap para insan pers, mengakibatkan berita yang dilaporkan pun sangat tidak objektif serta tidak berimbang. Banyak wartawan yang ada di Aceh memilih untuk tidak meliput karena adanya berbagai ancaman dan teror, baik langsung maupun melalui telefon seluler.

Creator

Jemadan

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13274