Dublin Core
Title
PENGARUH PENINGKATAN SUHU LINGKUNGAN TERHADAP SUHU TUBUH, FREKUENSI PERNAFASAN, DETAK JANTUNG, DAN KADAR HEAT SHOCK PROTEIN 70 (HSP70) SAPI ACEH
Description
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur suhu tubuh, frekuensi pernapasan, detak jantung dan kadar HSP70 sapi aceh pada saat terjadi perubahan suhu lingkungan. Penelitian ini menggunakan 16 ekor sapi aceh yang terdiri sapi aceh jantan dan betina berumur 1-1,5 dan 4-4,5 tahun masing-masing 4 ekor. Sapi aceh tersebut dinyatakan sehat secara klinis. Pengukuran suhu tubuh, frekuensi pernapasan, detak jantung dan pengambilan sampel plasma darah dilakukan pada pagi hari sebelum sapi terpapar panas matahari dan siang hari setelah terpapar panas matahari langsung. Kadar stres lingkungan diidentifikasi dengan menggunakan rumus THI dan kadar HSP70 dalam plasma darah sapi aceh dianalisa dengan menggunakan ELISA. Data hasil penelitian dipresentasikan secara deskriptif dan dianalisis dengan mengggunakan uji T, sedangkan kemungkinan adanya hubungan antar parameter penelitian dianalisis dengan menggunakan korelasi Pearson. Paparan panas sinar matahari pada sapi aceh jantan berumur 1-1,5 dan 4-4,5 tahun menyebabkan sapi tersebut mengalami kenaikan suhu tubuh, frekuensi pernapasan, dan detak jantung, sedangkan nilai kadar HSP70 kedua sapi ini menunjukkan perbedaan. Sapi aceh jantan berumur 1-1,5 tahun menunjukkan peningkatan kadar HSP70 sedangkan sapi aceh jantan berumur 4-4,5 tahun mengalami penurunan kadar HSP70. Peningkatan suhu tubuh dan kadar HSP70 terjadi pada sapi aceh betina berumur 1-1,5 tahun namun nilai frekuensi pernapasan dan detak jantungnya mengalami penurunan setelah mendapatkan paparan sinar matahari langsung di siang hari. Sedangkan sapi aceh betina berumur 4-4,5 tahun setelah mendapatkan paparan sinar matahari langsung di siang hari menunjukkan adanya penurunan pada nilai suhu tubuh, frekuensi pernapasan dan kadar HSP70, serta peningkatan detak jantung setelah terpapar panas di siang hari. Hasil analisis dengan uji T menunjukkan bahwa pengaruh yang signifikan dari peningkatan suhu lingkungan terdapat pada nilai suhu tubuh dan frekuensi pernapasan pada kedua kelompok sapi jantan dan betina berumur 1-1,5 dan 4-4,5 tahun (P>0,05), namun pada nilai frekuensi pernapasan hanya kelompok sapi jantan berumur 1-1,5 tahun yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan (P>0,05). Berdasarkan uji korelasi Pearson yang dilakukan, hubungan korelasi teramati hanya terjadi antara nilai frekuensi pernapasan di pagi hari dengan nilai suhu tubuh di siang hari dan kadar HSP70 sapi aceh di pagi dan siang hari. Peningkatan suhu lingkungan mengakibatkan pengaruh yang bervariasi pada suhu tubuh, frekuensi pernapasan, detak jantung, dan kadar HP70 sapi aceh.Kata Kunci : Peningkatan suhu lingkungan, suhu tubuh, frekuensi pernapasan, detak jantung, HSP70, sapi aceh.
Creator
SHINTA MUTIA RM
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=12265