EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) PADA MATERI MENYAMPAIKAN ISI TEKS DONGENG SISWA KELAS III SD NEGERI 14 BANDA ACEHRN ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) PADA MATERI RNMENYAMPAIKAN ISI TEKS DONGENG RNSISWA KELAS III SD NEGERI 14 RNBANDA ACEH

Dublin Core

Title

EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) PADA MATERI MENYAMPAIKAN ISI TEKS DONGENG SISWA KELAS III SD NEGERI 14 BANDA ACEHRN ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) PADA MATERI RNMENYAMPAIKAN ISI TEKS DONGENG RNSISWA KELAS III SD NEGERI 14 RNBANDA ACEH

Description

ABSTRAKKata kunci : Efektivitas model Role Playing, kemampuan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar.Penelitian ini berjudul Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Role Playing (Bermain Peran) pada materi menyampaikan isi teks dongeng siswa kelas III SD Negeri 14 Banda Aceh. Masalah penelitian ini adalah apakah model pembelajaran role playing efektif diterapkan pada materi menyampaikan isi teks dongeng? Masalah yang lebih rinci dalam penelitian ini 1) apakah siswa dapat mencapai ketuntasan belajar secara klasikal dengan penerapan model Role playing? 2) bagaimanakah kemampuan guru dalam penerapan model role playing pada materi menyampaikan isi teks dongeng? 3) bagaimanakah aktivitas siswa dalam penerapan model role playing?. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1)untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran role playing. 2)untuk mengetahui kemampuan guru dalam penerapan model role playing pada materi menyampaikan isi teks dongeng. 3)untuk mengetahui aktivitas siswa dalam penerapan model role playing. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SDN 14 Banda Aceh tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 18 orang. Dan sampelnya adalah seluruh siswa kelas III SDN 14 Banda Aceh yang jumlahnya 18 orang yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Tes di lakukan dengan membagikan soal berbentuk essai yang berjumlah 10 soal dengan bobot 5 untuk soal mudah, 10 untuk soal sedang, dan 15 untuk soal sukar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus presentase dan deskripsi nilai rata-rata terhadap kemampuan guru dan aktivitas siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama pembelajaran aktif, kemampuan guru mengelola pembelajaran efektif, serta tes belajar secara kalsikal tuntas dengan hasil sebesar 88,88%. Saran dalam penelitian ini adalah guru dapat menggunakan berbagai model pembelajaran untuk mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan di sekolah.

Creator

EVINDA

Identifier

http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=10953