Dublin Core
Title
PERENCANAAN STRATEJIK DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 1 TAKENGON KABUPATEN ACEH TENGAHRNKABUPATEN ACEH TENGAHRNRNPENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 1 TAKENGONRNKABUPATEN ACEH TENGAHRNRNPENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 1 TAKENGONRNKABUPATEN ACEH TENGAHRNRNPENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 1 TAKENGONRNKABUPATEN ACEH TENGAH
Description
ABSTRAKPerencanaan stratejik merupakan perencanaan yang mengandung pendekatanStrategic Issues yang dihadapi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui penyusunan perencanaan, analisis-analisis yangdigunakan, dampak perumusan dan hambatan-hambatan yang terjadi dalamperumusan perencanaan stratejik untuk meningkatkan mutu pada SMA Negeri 1Takengon Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dandokumentasi. Subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru danpengawas. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulandan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penyusunan perencanaanstratejik diawali dengan menetapkan prosedur perencanaan untuk mengumpulkandata, perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh sekolah,melakukan analisis untuk memperkirakan situasi lingkungan internal dan eksternal,menetapkan kebijakan dasar, perhitungan biaya dan menetapkan prioritas program.2) Analisis-analisis yang dilakukan meliputi analisis internal dan eksternal. Sasaransasarananalisis adalah meningkatkan nilai Ujian Akhir Nasional, menciptakansuasana belajar di kelas yang nyaman dan tertib, menciptakan kegiatanekstrakurikuler yang tertib dan lancar, memiliki tim olah raga yang tangguh danmempunyai sanggar kesenian yang mampu menjadi finalis diberbagai perlombaanbaik di tingkat Kabupaten maupun propinsi. 3) Dampak perumusan perencanaanstratejik adalah sekolah memiliki pedoman dalam menjalankan segala aktivitasnya,memiliki dasar kebijakan sehingga kebijakan-kebijakannya terarah, memudahkanmembuat program tahunan dan menentukan target-tergetnya serta menjadiberkembang secara efektif. 4) Hambatan-hambatan yang terjadi adalah keterbatasananggaran, kurangnya pembinaan, komunikasi dan konsultasi dengan pihak-pihakterkait menyebabkan terganggunya proses penyusunan perencanaan sekolahKata Kunci: Perencanaan Stratejik dan Mutu Pendidikan.
Creator
WAHDINI
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=10642