Dublin Core
Title
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMA.
Description
Salah satu masalah dalam pembelajaran matematika di SMA adalah lemahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Berdasarkan data hasil ujicoba tes kemampuan berpikir kreatif matematis 34 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bireuen, diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa berada pada kategori sedang (5,88%) , dan kategori rendah (94,12%). Hal tersebut diduga pendekatan mengajar guru yang cenderung memaksakan cara berpikir siswa dengan cara berpikir yang dimiliki gurunya. Untuk mengatasi itu diperlukan pembelajaran yang sesuai, salah satunya adalah pembelajaran dengan pengajuan masalah (problem posing). Dengan pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat membuat soal sendiri yang tidak jauh beda dengan soal yang diberikan oleh guru dari situasi-situasi yang ada dan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memperoleh pembelajaran problem posing dan pembelajaran konvensional 2) Untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran problem posing berdasarkan pengetahuan awal matematika, dan jenis kelamin siswa 3) Untuk mengetahui interaksi antara pengetahuan awal matematika siswa dengan pembelajaran yang digunakan, dan jenis kelamin siswa dengan pembelajaran yang digunakan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa 4) Untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan sikap siswa terhadap matematika yang memperoleh pembelajaran problem posing. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain penelitian non-equivalen control group design. Populasinya adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bireuen, dan sampelnya adalah kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memperoleh pembelajaran problem posing lebih baik dari pembelajaran konvensional. Terjadi perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran problem posing berdasarkan pengetahuan awal matematika, sedangkan berdasarkan jenis kelamin siswa tidak terjadi perbedaan. Terjadi interaksi antara pengetahuan awal matematika siswa dengan pembelajaran yang digunakan. terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.Kata kunci: Kemampuan berpikir kreatif matematis, pendekatan problem posing
Creator
FERI IRAWAN
Identifier
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=10524