<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://unsyiana.usk.ac.id/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=995&amp;sort_field=Dublin+Core%2CCreator" accessDate="2026-09-04T21:19:03+07:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>995</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>15608</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="7726" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="73148">
                <text>Nurul Qalby</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="73150">
                <text>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh remunerasi dan motivasi kerja terhadap kinerja aparatur perpajakan pada KPP Pratama Banda Aceh. Jenis penelitian ini bersifat kausalitas dengan menggunakan metode sensus. Populasi penelitian ini adalah seluruh aparatur perpajakan pada KPP Pratama Banda Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu dengan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remunerasi dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja aparatur perpajakan pada KPP Pratama Banda Aceh dengan koefisien korelasi (R) tinggi yaitu sebesar 0,717 dan nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa secara bersama-sama remunerasi dan motivasi kerja dapat mempengaruhi kinerja aparatur perpajakan sebesar 51,4%, sedangkan sisanya 48,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Secara parsial remunerasi berpengaruh terhadap kinerja aparatur perpajakan dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja aparatur perpajakan.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="73152">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=7135</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="73154">
                <text>PENGARUH REMUNERASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA APARATUR PERPAJAKAN (STUDI KASUS PADA KPP PRATAMA BANDA ACEH)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10665" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="89895">
                <text>nurul rahma</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="89896">
                <text>ABSTRAKKata kunci : Pendekatan, Inkuiri terbimbing, Hasil Belajar, IPA. Pendekatan inkuiri terbimbing adalah suatu pembelajaran berbasis inkuiri yang digunakan dalam  pendidikan  sains. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah adakah pengaruh pendekatan inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA di SMPN 2 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA di SMPN 2 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Banda Aceh. Adapun sampel yang diambil 2 kelas, yaitu kelas VIII3 sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII2 sebagai kelas kontrol. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis yang digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan analisis uji t-test. Sebelum dilaksanakan analisis data terlebih dahulu diuji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas, dan uji homogenitas. Instrument penelitian ini adalah instrument tes pilihan ganda sebanyak 20 soal dengan 4 pilihan jawaban. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yaitu pretest dan posttest. Setelah data terkumpul selanjutnya data diolah dan hasil pengolahan data tersebut menunjukkan kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki sebaran nilai tes siswa berdistribusi normal, dan memiliki varians yang heterogen. Jadi penelitian dapat dilanjutkan. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis penelitian diperoleh nilai thitung &gt; ttabel yaitu 5,68 &gt;1,67, maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan inkuiri terbimbing berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA di  SMPN 2 Banda Aceh. Pengaruh tersebut terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata kelas eksperimen daripada niali rata-rata kelas kontrol. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen 86,16, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol 74,65.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="89897">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10838</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="89898">
                <text>PENGARUH PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SMP NEGERI 2 BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="3322" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32768">
                <text>nurul rahmah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32770">
                <text>2013</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32772">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32774">
                <text>SKR</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32776">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=2644</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32778">
                <text>id</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32780">
                <text>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32782">
                <text>MAKE  A MATCH TYPE</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="32784">
                <text>TEACHING METHODS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="32786">
                <text>PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM DENGAN LINGKUNGAN DI KELAS LV SD NEGERI 33 BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="12523" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100156">
                <text>Nurul Ramadhani</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100157">
                <text>2015</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100158">
                <text>ABSTRAKNURUL RAMADHANI, WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN WARALABA MEREK KUCH2HOTAHU DI KOTA BANDA ACEHFakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(v,68)pp.,bibl.,appdx.(Cut Era Fitriyeni, S.H.,M.Kn)Kuch2hotahu merupakan suatu merek dagang waralaba yang saat ini sangat terkenal di Indonesia, yang bergerak dalam bidang perdagangan makanan. Merek kuch2hotahu sendiri telah didaftarkan pada Daftar Umum Merek atas nama Iltidas dengan nomor permohonan 1002011028289 dan pendaftaran IDM000403189. Pada penelitian telah ditemukan adanya suatu perjanjian waralaba yang telah disepakati oleh pihak pemberi waralaba dan pihak penerima waralaba, perjanjian tersebut terdapat kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh masing-masing pihak. Namun penerima waralaba telah melakukan wanprestasi dengan melanggar ketentuan Pasal 12 dalam perjanjian tersebut dengan cara melakukan pengalihan pelaksanaan perjanjian waralaba kepada pihak lain tanpa seizin pemberi waralaba sehingga menimbulkan pertentangan kepentingan pada pelaksanaan perjanjian waralaba.Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh penerima waralaba pada perjanjian waralaba kuch2hotahu di kota Banda Aceh, dan untuk mengetahui akibat hukum yang timbul karena wanprestasi terhadappenerima waralaba pada perjanjian waralaba kuch2hotahu di kota Banda Aceh, dan untuk mengetahui upaya hukum terhadap pelaksanaan pengalihan perjanjian pada perjanjian waralaba kuch2hotahu di Kota Banda Aceh.Data yang diperlukan dalam skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data yang bersifat teoritis, dan penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer melalui hasil wawancara dengan responden, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang dilakukan penerima waralaba ialah melakukan apa yang dalam perjanjian dilarang, yaitu dengan cara mengalihkan perjanjian waralaba kepada pihak lain tanpa izin pemberi waralaba. Akibat yang timbul terhadap penerima waralaba berupa penuntutan ganti rugi biaya kemitraan dan pemutusan perjanjian waralaba secara sepihak, namun pemberi waralaba tidak pernah melakukan penuntutan maupun pemutusan perjanjian waralaba, sedangkan upaya hukum yang ditempuh ialah dengan cara mufakat/musyawarah oleh kedua belah pihak dengan dilakukannya peneguran terlebih dahulu sebanyak satu kali oleh pemberi waralaba.Disarankan kepada pemberi waralaba agar lebih memperhatikan lagi klausula-klausula yang terdapat didalam perjanjian waralaba sehingga tidak menimbulkan pertentangan kepentingan bagi masing-masing pihak yang terdapat didalam perjanjian waralaba dan pemberi waralaba juga harus lebih tegas dalam mengambil keputusan untuk menuntut ganti rugi dan melakukan pemutusan kontrak seperti yang telah disepakati dalam perjanjian dan pemberi waralaba harus menegaskan lagi kepada calon penerima waralaba bahwa pentingnya mendaftarkan perjanjian waralaba kepada Instansi Pemerintah terkait demi mendapatkan kepastian hukum ketika terjadinya perselisihan antara kedua belah pihak.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="100159">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100160">
                <text>SKR</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100161">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=13310</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100162">
                <text>id</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100163">
                <text>Fakultas Hukum</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100164">
                <text>DEFAULT</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="100165">
                <text>FRANCHISES</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="100166">
                <text>CONTRACTS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="100167">
                <text>WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN WARALABA MEREK KUCH2HOTAHU DI KOTA BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="11015" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91592">
                <text>Nurul Sabrina</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91593">
                <text>ABSTRAKPada penelitian ini, sampel tanah yang digunakan adalah tanah terganggu (disturbed), yang berasal dari  Desa Glee Gurah Kecamatan Pekan BadaKabupaten Aceh Besar.  Dengan mengambil tiga titik yang berbeda disetiap tempat. Pemilihan terhadap tanah  tersebut karena tanah di lokasi tersebut sering digunakan sebagai bahan timbunan pada bangunan dan penimbunan badan jalan dalam wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh. Berdasakan  pengujian  yang telah dilakukan  dari  sifat-sifat fisis tanah  menunjukan bahwa tanah  tersebut memiliki berat jenis (Gs) 2,58-2,65 yang termasuk kedalam jenis tanah lempung organik dengan batas cair &gt; 41%, batas plastis &gt;20%, indeks plastisitas &gt;11% dan lolos ayakan no.200 &gt;35% maka menurut sistem klasifikasi AASTHO tanah tersebut termasuk  kedalam kelompok A-7-6 dengan nilai Group index &gt;10 % yang merupakan jenis tanah lempung dengan katagori tingkat tanah sebagai tanah yang kualitasnya buruk. Menurut sistem klasifikasi USCS tanah dengan lolos saringan no.200 &gt;50% yang merupakan tanah berbutir halus dengan nilai batas cair 50% maka dapat menunjukan  bahwa tanah timbunan termasuk  ke dalam katagori tanah tidak memenuhi.  Dengan demikian bahwa  tanah pada setiap titik sampel di Desa Glee Gurah Kecamatan Pekan Bada Aceh Besar memiliki potensi kurang baik bila digunakan pada tanah dasar sebagai suatu material yang digunakan pada pekerjaan konstruksi dilapangan.Kata kunci : Tanah timbun, Sistem klasifikasi dan Suitability number</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91594">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11321</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91595">
                <text>ANALISIS MATERIAL TANAH TIMBUN DARI DESA GLEE RNGURAH KECAMATAN PEKAN BADA DENGAN RNMENGGUNAKAN ANGKA KESESUAIAN RN(SUITABILITY NUMBER)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9904" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="86643">
                <text>NURUL SAFWAH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="86644">
                <text>Usia di bawah lima tahun atau balita merupakan usia terpenting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik anak. Kebutuhan dasar anak harus dicukupi dimana pun berada, agar dapat tumbuh kembang secara optimal. Keadaan ekonomi dan perubahan struktur keluarga memerlukan ketersediaan pelayanan perawatan anak. Pada tahun 2011, sekitar 53% anak usia dini di Indonesia terlayani Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan fisiologis yang terdiri dari oksigen, cairan, nutrisi, temperatur, eliminasi, dan tidur anak balita selama di TPA Anak Shaleh Kota Banda Aceh tahun 2013. Populasi penelitian ini adalah anak balita di TPA Anak Shaleh. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan besar sampel 48 responden. Teknik pengumpulan data dengan pengukuran, observasi dan wawancara. Alat pengumpul data berupa lembar pengkajian, jam tangan, gelas ukur, botol susu, dan termometer dengan skala ukur ordinal. Hasil penelitian dianalisa secara deskriptif dengan menentukan persentase terpenuhi dan kurang terpenuhi. Dari hasil penelitian diperoleh pemenuhan kebutuhan oksigen berada pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 47 responden (97,9%), pemenuhan kebutuhan cairan berada pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 46 responden (95,8%), pemenuhan kebutuhan cairan berada pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 48 responden (100%), pemenuhan kebutuhan temperature berada pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 47 responden (97,9%), pemenuhan kebutuhan eliminasi berada pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 48 responden (100%), dan pemenuhan kebutuhan tidur berada pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 48 responden (100%). Secara umum dapat disimpulkan bahwa pemenuhan kebutuhan fisiologis anak balita di TPA Anak Shaleh Kota Banda Aceh Tahun 2013 berada pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 45 responden (93,8%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada TPA Anak Shaleh agar lebih mengontrol pemasukan cairan pada semua anak balita, sehingga kebutuhan cairan tersebut dapat terpenuhi dengan sempurna.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="86645">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9816</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="86646">
                <text>GAMBARAN PEMENUHAN KEBUTUHAN FISIOLOGIS ANAK BALITA SELAMA DI TAMAN PENITIPAN ANAK (TPA)ANAK SHALEH KOTA BANDA ACEH RNTAHUN 2013</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="12120" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97768">
                <text>Nurul Sakdah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97769">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97770">
                <text>ABSTRAK Kata Kunci : Model Pembelajaran, Problem Posing, Hasil Belajar Hasil belajar siswa kelas VIII-6 MTsN Tungkob masih belum memuaskan. Hal ini terindikasi dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bermaksud menerapkan model pembelajaran Problem Posing untuk meningkatkan hasil belajar pada materi pesawat sederhana siswa kelas VIII-6 MTsN Tungkob Aceh Besar.Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, untuk mengetahui aktifitasguru dan siswa, untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengelolapembelajaran dan untuk mengetahui respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Problem Posing.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran problem posing, sedangkan Subjek siswa kelas VIII-6 MTsN Tungkob Aceh Besar. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, lembar observasi dan angket. Berdasarkan hasil  analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Ada peningkatan hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran Problem Posing pada hasil belajar siswa di MTsNTungkob Aceh Besarsecara individual maupun secara klasikal; 2) Aktivitas guru dan siswa sudah sesuai dengan menerapkan model pembelajaran Problem Posing;3) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran pada penerapan model pembelajaran Problem Posing dengan kategori sangatbaik;  dan 4) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Problem Posing sangat senang terhadap topik yang dipelajari, suasana pembelajaran menyenangkan dan menemukan suasana yang baru</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="97771">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97772">
                <text>SKR</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97773">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=12798</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97774">
                <text>id</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97775">
                <text>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97776">
                <text>PROBLEM POSING</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="97777">
                <text>TEACHING METHODS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="97778">
                <text>PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK RNMENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI RNPESAWAT SEDERHANA SISWA KELAS VIII-6 RNMTSN TUNGKOB ACEH BESAR</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="5969" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59432">
                <text>Nurul Sartiwi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59434">
                <text>KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEDOKTERANPROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANSKRIPSI18 November 2012xiv Halaman + VI Bab + 89 Halaman + 13 Tabel + 1 Skema + 18 LampiranNURUL SARTIWINIM. 0807101020057Gambaran Perilaku Ibu dalam Penanganan Asma pada Anak Usia Sekolahdi Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Banda AcehABSTRAKAsma merupakan penyakit yang sangat dekat dengan masyarakat dan mempunyaipopulasi yang terus meningkat. Asma pada anak adalah gangguan pernafasanyang disertai berbagai hambatan aliran udara dalam saluran nafas berupa tarikannafas pendek, dan serangan batuk berulang. Asma lebih banyak menyerang padaanak dan jumlahnya adalah 8,9 milyar orang. Angka kejadian asma pada anakmeningkat 50% per dekade. Perilaku ibu dalam penanganan asma pada anakberpengaruh terhadap status asma pada anak. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran perilaku ibu dalam penaganan asma pada anak usia sekolahdi Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Banda Aceh. Desain penelitiandeskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional study, populasi dalampenelitian ini adalah 32 orang dengan teknik pengambilan sampel secara totalsampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 24 Oktober s/d 4 November.Teknik pengumpulan data adalah angket dengan menggunakan kuesioner dalambentuk skala likert yang terdiri dari 30 item pernyataan. Dari hasil penelitiandiperoleh perilaku ibu dalam penanganan asma dengan memberikan edukasiberada pada kategori baik dengan frekuensi 17 orang (53,1%), menghindari danmengendalikan pencetus asma berada pada kategori baik dengan frekuensi 19orang (59,4%), merencanakan pengobatan jangka panjang untuk pencegahanberada pada kategori baik dengan frekuensi 18 orang (56,25%), danmerencanakan pengobatan untuk serangan akut berada pada kategori baik denganfrekuensi 20 orang (62,5%). Secara umum dapat disimpulkan bahwa perilaku ibudalam penanganan asma pada anak usia sekolah berada pada kategori baik denganfrekuensi 18 orang (56,25%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada ibuibudengan anak yang menderita asma agar terus meningkatkan perilaku dalampenanganan asma pada anak, guna meningkatkan kualitas hidup anakKata kunci : Perilaku Ibu, Asma, Penanganan Asma, Anak Usia SekolahDaftar Bacaan : 33 Buku (1998 - 2011), 4 Bahan Internet, 11 Jurnal.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59436">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=5369</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59438">
                <text>GAMBARAN PERILAKU IBU DALAM PENANGANAN ASMA PADA ANAK USIA SEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDA RAYA BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="5972" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59450">
                <text>Nurul Sartiwi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59452">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59454">
                <text>KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SKRIPSI18 November 2012xiv Halaman + VI Bab + 89 Halaman + 13 Tabel + 1 Skema + 18 Lampiran NURUL SARTIWINIM. 0807101020057Gambaran Perilaku Ibu dalam Penanganan Asma pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Banda AcehABSTRAKAsma merupakan penyakit yang sangat dekat dengan masyarakat dan mempunyai populasi yang terus meningkat. Asma pada anak adalah gangguan pernafasan yang disertai berbagai hambatan aliran udara dalam saluran nafas berupa tarikan nafas pendek, dan serangan batuk berulang. Asma lebih banyak menyerang pada anak dan jumlahnya adalah 8,9 milyar orang. Angka kejadian asma pada anak meningkat 50% per dekade. Perilaku ibu dalam penanganan asma pada anak berpengaruh terhadap status asma pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku ibu dalam penaganan asma pada anak usia sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Banda Aceh. Desain penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional study, populasi dalam penelitian ini adalah 32 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 24 Oktober s/d 4 November.  Teknik pengumpulan data adalah angket dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari 30 item pernyataan. Dari hasil penelitian diperoleh perilaku ibu dalam penanganan asma dengan memberikan edukasi berada pada kategori baik dengan frekuensi 17 orang (53,1%), menghindari dan mengendalikan pencetus asma berada pada kategori baik dengan frekuensi 19 orang (59,4%), merencanakan pengobatan jangka panjang untuk pencegahan berada pada kategori baik dengan frekuensi 18 orang (56,25%), dan merencanakan pengobatan untuk serangan akut berada pada kategori baik dengan frekuensi 20 orang (62,5%). Secara umum dapat disimpulkan bahwa perilaku ibu dalam penanganan asma pada anak usia sekolah berada pada kategori baik dengan frekuensi 18 orang (56,25%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada ibu-ibu dengan anak yang menderita asma agar terus meningkatkan perilaku dalam penanganan asma pada anak, guna meningkatkan kualitas hidup anak Kata kunci:  Perilaku Ibu, Asma, Penanganan Asma, Anak Usia SekolahDaftar Bacaan:  33 Buku (1998 - 2011), 4 Bahan Internet, 11 Jurnal.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="59456">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59458">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=5371</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59460">
                <text>Fakultas Kedokteran</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="59462">
                <text>GAMBARAN PERILAKU IBU DALAM PENANGANAN ASMA PADA ANAK USIA SEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDA RAYA BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="7552" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="71904">
                <text>Nurul Shavira</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="71906">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=6938</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="71908">
                <text>PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DENGAN METODE BRAINSTORMING PADA MATERI PELUANG DI KELAS XI SMA NEGERI 4 BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
