<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://unsyiana.usk.ac.id/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=854&amp;sort_field=added" accessDate="2026-08-19T12:51:35+07:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>854</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>15608</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="10993" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91495">
                <text>KHAIRUNNISA RIZKY</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91496">
                <text>2015</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91497">
                <text>RINGKASANPenulis melaksanakan kerja praktik di PT. Graha Manta Properti selama 42 hari kerja terhitung sejak tanggal 17 Februari sampai dengan 17 April 2014. Kerja praktik yang penulis laksanakan selama 42 hari tersebut dalam rangka persyaratan dalam pembuatan Laporan Kerja Praktik sebagai tugas akhir dari program studi Diploma III Perpajakan Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala.Tujuan penulisan ini untuk mengetahui prosedur pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 atas jasa konstruksi pada PT. Graha Manta Properti Banda Aceh, serta untuk mengetahui kesesuaian prosedur pemotongan, penyetoran, dan pelaporan  pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 atas jasa konstruksi pada PT. Graha Manta Properti Banda Aceh dengan UU PPh No. 36 Tahun 2008, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 perubahan dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 tahun 2008 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 187/PMK.03/2008.Dalam melakukan penulisan ini, metode pengumpulan data yang dipergunakan oleh penulis adalah dengan metode dokumentasi (Documentation) yang dilakukan dengan cara menelaah dokumen-dokumen yang terkait prosedur pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 atas jasa. Dokumen ini dapat berupa SPT(Surat Pemberitahuan Pajak), SSP (Surat Setor Pajak), dan dokumen terkait lainnya. Dan metode wawancara (Interview) berupa wawancara yang dilakukan dengan berbagai pihak yang dapat memberi informasiterkait penulisan ini seperti bagian akuntansi.Berdasarkan hasil kerja praktik maka penulis akan mengemukakan kesimpulan bahwa prosedur pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan PPh pasal 4 ayat 2 atas jasa konstruksi pada PT. Graha Manta Properti telah sesuai dengan ketentuan umum perpajakan yaitu Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2009 perubahan dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2008.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="91498">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91499">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11295</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91500">
                <text>Fakultas Ekonomi (D3)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91501">
                <text>PROSEDUR PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORANRNPAJAK PENGHASILAN PASAL 4 AYAT (2) ATAS JASA KONSTRUKSIRNPADA PT. GRAHA MANTA PROPERTI BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10994" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91502">
                <text>Tio Muger Stiawan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91503">
                <text>Analisis Sifat Mekanis dan Sifat Fisis Aluminium Bekas Hasil CoranOleh :Tio Muger Stiawan0904102010017Jurusan TeknikMesin Fakultas Teknik Universitas Syiah KualaDarussalam, Banda AcehAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sifat fisis dan sifat mekanis aluminium bekas hasil coran dari aluminium bekas. Aluminium merupakan salah satu material yang dapat di daur ulang (recycle). Pendauran ulang aluminium pada umumnya menggunakan teknologi pengecoran, namun mendaur ulang aluminium bekas dengan teknik pengecoran biasa tanpa perlakuan material dapat menurunkan kualitas sifat materialnya, kualitas material dapat di tentukan dari sifat fisis dan sifat mekanisnya. Metode yang digunakan adalah material kaleng minuman aluminium, rak aluminium, piston motor bensin, panci aluminium dan aluminium ingot terlebih dahulu dilebur dalam furnace selanjutnya dicor kedalam cetakan logam untuk selanjutnya dibuat menjadi spesimen pengujian. Pengujian yang dilakukan adalah uji impact, uji vickers, SEM dan uji komposisi kimia material aluminium scrab tersebut. Hasil yang didapat untuk nilai kekerasan tertinggi adalah material piston motor bensin bekas yaitu 54.1273743 HV,dan kekerasan terendah pada panci aluminium bekas yaitu sebesar 26.8780381 HV. Hasil uji impact di dapat panci aluminium bekas memiliki nilai ketahanan impact paling tinggi yaitu 40.333 dan nilai kekerasan impact terendah pada piston motor bensin yaitu 1.66666Kata kunci : Teknologi Pengecoran, Aluminium Bekas, Kekerasan, Impact</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91504">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11296</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91505">
                <text>ANALISIS SIFAT MEKANIS DAN SIFAT FISIS ALUMINIUM BEKAS HASIL CORAN</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10995" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91506">
                <text>Siti Raudhiah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91507">
                <text>ABSTRAKKata kunci: hasil belajar, perbandingan, tebak kata, konvensional, jagat rayaHasil  belajar  merupakan  kemampuan  yang  dimiliki  siswa  setelah  dia menerima pengalaman  belajarnya.  Oleh  karena  itu,  guru  harus  memilih  model pembelajaran  yang  sesuai  demi  terciptanya  pembelajaran  yang  efektif  dan menyenangkan. Penelitian ini membandingkan  hasil belajar siswa menggunakan model  pembelajaran  tebak  kata  dan  pendekatan  konvensional.  Model pembelajaran tebak  kata  merupakan model  pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam melatih berbagai kecakapan berpikir, berbicara di depan umum tanpa  harus  terbebani  dan  susah  payah,  sehingga  dapat  menciptakan hubungan belajar yang lebih fleksibel antara siswa, memecahkan kebekuan antara siswa dan  guru sehingga  para guru bisa benar-benar berperan selayaknya  teman belajar. Pendekatan konvensional merupakan suatu pembelajaran yang didominasioleh ceramah,  dikte,  diskusi dan divariasikan  dengan tanya  jawab.  Rumusanmasalah yang dikaji dalam penelitian ini apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan  model  pembelajaran  tebak  kata  lebih  baik  dibandingkan  dengan menggunakan pendekatan konvensional pada materi jagat raya. Tujuan penelitian ini  adalah untuk  mengetahui apakah  hasil  belajar  siswa  yang  diajarkan  dengan model  pembelajaran  tebak  kata  lebih  baik  dibandingkan  dengan  menggunakan pendekatan konvensional. Hipotesis penelitian ini adalah hasil belajar geografisiswa menggunakan model pembelajaran tebak kata lebih baik dibandingkan hasilbelajar  siswa  mengunakan  pendekatan  konvensional  pada  materi  yang  sama.Sampel penelitian diambil secara purposive  sampling yang  berjumlah  46 orang dengan dua kelas yaitu kelas X.IS.1 sebagai kelas eksperimen dan X.IS.2 sebagaikelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui soal pre-test dan post-test dan data diolah menggunakan uji-t. Hasil pengolahan data diproleh bahwa thitung= 4,14 dan  ttabel= 1,68,  yang berarti thitung ? ttabeldengan  demikian Ha diterima, artinyahasil prestasi belajar geografi siswa yang menggunakan model pembelajaran tebak kata lebih baik dari pada siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan konvensional.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91508">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11297</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91509">
                <text>PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 9 BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10996" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91510">
                <text>PRIMARYATI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91511">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11298</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91512">
                <text>MOTIVASI PETANI DALAM BUDIDAYA KEPITINGRNSANGKAK DI DESA LAMJABAT KECAMATAN RNMEURAXA KOTA BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10997" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91513">
                <text>Suci Maulina</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91514">
                <text>ABSTRAKKata Kunci: pefomance assessment, performance assessment task, kemampuan komunikasi matematika, turunan fungsi aljabar  Komunikasi matematika merupakan suatu cara untuk mengungkapkan ide-ide matematika, baik lisan maupun tulisan terhadap suatu permasalahan matematika. Rendahnya kemampuan komunikasi matematika siswa saat ini merupakan suatu permasalahan yang perlu diatasi melalui upaya penerapan suatu pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan komunikasi matematika siswa. Salah satunya adalah penerapan performance assessment, yang tak hanya dapat menilai tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi siswa. Karena itu, dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi matematika siswa baik tertulis maupun lisan dan respon siswa terhadap penerapan performance assessment pada materi turunan di kelas XI SMA Negeri 2 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang menggunakan pendekatan pre-eksperimen dengan desain one shot case study. Penelitian ini melibatkan kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Banda Aceh yang terdiri dari 27 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dari performance assessment task yang meliputi paper, presentasi dan tes tertulis serta angket respon siswa. Data tersebut diolah secara deskriptif dengan menghitung persentase dan rata-rata. Dari analisis data diperoleh rataan tertinggi melalui tugas paper berada dalam kategori sangat baik, terdapat pada kemampuan menyatakan model matematika, proses aljabar dan perhitungan serta penafsiran terhadap soal, sedangkan rata-rata terendah berada dalam kategori cukup terdapat pada kriteria menyatakan ide/situasi dengan gambar. Sementara melalui presentasi, rataan tertinggi berada dalam kategori sangat baik terdapat pada kriteria menjawab pertanyaan, sedangkan terendah berada dalam kategori baik terdapat pada kriteria kerja sama. Terakhir melalui tes tertulis, rataan tertinggi berada dalam kategori baik terdapat pada kriteria proses aljabar/perhitungan dan terendah berada dalam kategori cukup terdapat pada kriteria menyatakan kesimpulan. Kemudian, hampir seluruh siswa berminat mengikuti pembelajaran yang menerapkan performance assessment. Jadi, dapat disimpulkan kemampuan komunikasi siswa kelas XI IPA 1 secara tertulis dan lisan secara keseluruhan berada dalam kategori baik dan respon siswa terhadap penerapan performance assessment pada materi turunan menunjukkan respon yang positif.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91515">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11299</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91516">
                <text>PENERAPAN PERFORMANCE ASSESSMENT UNTUK MENILAIRNKEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWARNPADA MATERI TURUNAN DI KELAS XI RNSMA NEGERI 2 BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10998" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91517">
                <text>Fizza Riska</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91518">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11300</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91519">
                <text>HAK AHLI WARIS NON MUSLIM TERHADAP HARTA WARISAN PEWARIS ISLAM DITINJAU DARI HUKUM ISLAM</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10999" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91520">
                <text>Mirza Desrita</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91521">
                <text>ABSTRAKMIRZA DESRITA : HAK WARIS ANAK ANGKAT MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN STAATSBLAD NOMOR 129 TAHUN 1917Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(iv, 50), pp., bibl.KADRIAH, S.H., M. Hum.Kompilasi Hukum Islam Pasal 171 huruf (h) menyebutkan bahwa anak angkat adalah anak yang dalam hal pemeliharaan untuk hidupnya sehari-hari, biaya pendidikan dan sebagainya beralih tanggung jawabnya dari orang tua asal kepada orang tua angkatnya berdasarkan putusan Pengadilan. Pasal 5 ayat (1) Staatsblad Nomor 129 Tahun 1917 tentang pengangkatan anak disebutkan bahwa seorang laki-laki beristeri atau pernah beristeri tidak mempunyai anak laki-laki yang sah dalam garis laki-laki, baik keturunan karena kelahiran maka bolehlah ia mengangkat seorang anak laki-laki sebagai anaknya. Namun pengangkatan anak perempuan diperbolehkan semenjak dikeluarkan putusan pengadilan Negeri Istimewa Jakarta Nomor 907/1963/P tanggal 29 Mei 1963 jo Nomor 588/1963/G tanggal 7 Oktober 1963.Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui tentang hak anak angkat menurut Kompilasi Hukum Islam dan Staatsblad Nomor 129 Tahun 1917 dan untuk mengetahui perbandingan hak anak angkat menurut Kompilasi Hukum Islam dan Staatsblad Nomor 129 tahun 1917.Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif. Dengan menggunakan pendekatan komporatif. Adapun dalam pengumpulan data digunakan metode kepustakaan (Library Research) yang bahannya terdiri dari bahan primer, sekunder dan tersier. Terhadap data tersebut diolah dan dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam Kompilasi Hukum Islam anak angkat tidak mendapatkan warisan, tetapi anak angkat tersebut mendapatkan wasiat wajibah. Pengangkatan anak tidak membawa akibat hukum dalam hubungan darah, hubungan wali mewali, dan hubungan waris mewaris dengan orang tua angkat, ia tetap menjadi ahli waris orang tua kandungnya dan tetap memakai nama ayah kandungnya, untuk melindungi hak anak tersebut maka orang tua angkat dapat memberikan wasiat asalkan tidak melebihi 1/3 harta peninggalan orang tua angkat seperti yang dijelaskan di dalam Pasal 209 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam. Didalam Staatsblad Nomor 129 Tahun 1917 tentang pengangkatan anak yaitu anak angkat menggunakan nama keluarga dari orang tua angkatnya dan mempunyai kedudukan hukum yang sama dengan anak kandung dari orang tua angkatnya serta terputusnya hubungan hukum antara anak angkat dengan orang tua kandungnya. Persamaan diantara Kompilasi Hukum Islam dan Staatsblad Nomor 129 Tahun 1917 tentang pengangkatan anak adalah sama-sama ingin memelihara, menjaga dan mendidik anak tersebut, serta pengangkatan anak haruslah melalui putusan pengadilan.Disarankan kepada pemerintah harus segera mewujudkan Undang-Undang pengangkatan anak yang lengkap dan sejalan dengan kepentingan masyarakat Indonesia dalam kaitan dengan kewarisan bagi anak angkat. Serta disarankan kepada masyarakat yang menganut agama Islam apabila dalam mengangkat anak harus berpedoman dengan Kompilasi Hukum Islam.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91522">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11302</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91523">
                <text>HAK WARIS ANAK ANGKAT MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN STAATSBLAD NOMOR 129 TAHUN 1917</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="11000" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91524">
                <text>Rhafino Rieza Pahlevi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91525">
                <text>Kata kunci: bijih batuan emas, rhodamine B, spektrofotometri.Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentrasi emas pada bijih batuan emas menggunakan rhodamine B dengan metode spektrofotometri.Telah dilakukan penelitian tentang penentuan konsentrasi emas dalam sampel bijih batuan emas yang diperoleh dari pertambangan rakyat di Desa Panton Luas Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan dengan menggunakan pereaksi warna rhodamine B. Pada penelitian ini diukur panjang gelombang maksimum dari larutan standar Au(III), dan diperoleh panjang gelombang maksimum berada di 560 nm. Kurva kalibrasi larutan Au(III) dilakukan pada kondisi optimum dengan konsentrasi Au(III) sebesar 100 ppm. Kurva kalibrasi tersebut memiliki nilai regresi R=0,987 dan persamaan regresi y= 0,136x + 0,303. Larutan Au(III) yang diperoleh dari batuan emas dicampurkan dengan asam klorida pekat dan dipanaskan hingga larut. ditambahkan aquades dan disaring. Residu Au(III) dilarutkan dalam aqua regia dan didihkan. Larutan diencerken dengan air. Diambil 3 mL larutan Au(III) ditambakan 1 ml larutan NaF. Kemudian diambil larutan tersebut sebanyak 0,8; 1,6; 2,4; 3,2 dan 4 mL ditambahkan dengan larutan yang diperoleh pada kondisi optimum yaitu: HCl 2,3 N, NH4Cl 4,6 M, aquades, rhodamine 0,30 % dan benzena. Diukur absorbansi Au(III) pada selang waktu 0 menit. Dengan menggunakan persamaan garis y= 0,136x + 0,303, maka diperoleh bahwa konsentrasi larutan Au(III) adalah sebesar 15,55 ppm.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91526">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11303</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91527">
                <text>PENENTUAN KONSENTRASI EMAS PADA BIJIH BATUAN EMAS MENGGUNAKAN RHODAMINE B DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="11001" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91528">
                <text>robbyan s.ked</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91529">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11304</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91530">
                <text>GAMBARAN KEPATUHAN PARAMEDIS TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DIRUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAMRNRSUD DR. ZAINOEL ABIDINRNBANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="11002" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91531">
                <text>Bobby Hendra Dena</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91532">
                <text>Pedoman terapi dan diagnosis adalah pernyataan sistematis yang dikembangkan untuk membantu pasien dan layanan kesehatan  dalam memilih perawatan kesehatan yang tepat untuk kondisi klinis yang spesifik. Sementara pedoman sangat berguna untuk membantu penyedia dalam menentukan praktek yang sesuai untuk banyak pasien dengan masalah klinis yang spesifik atau isu-isu pencegahan, pedoman tidak dimaksudkan untuk mengganti penilaian klinis individu penyedia atau membentuk suatu standar perawatan. Rekomendasi yang terkandung dalam pedoman mungkin tidak sesuai untuk digunakan dalam semua keadaan. Dimasukkannya rekomendasi dalam pedoman tidak menyiratkan cakupan. Keputusan untuk mengadopsi rekomendasi tertentu harus dilakukan oleh penyedia dalam keadaan-keadaan yang disajikan oleh masing-masing pasien.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91533">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=11305</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="91534">
                <text>DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN MIGRAIN DAN TENSION HEADACHE</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
