<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://unsyiana.usk.ac.id/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=794&amp;sort_field=added" accessDate="2026-08-14T22:08:35+07:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>794</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>15608</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="10393" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88702">
                <text>NAZIRAH TARMIZI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88703">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88704">
                <text>BAB VPENUTUP5.1 KesimpulanBerdasarkan uraian dan pembahasan sesuai dengan Praktek kerja Lapangan (PKL) yang penulis lakukan mengenai Diversifikasi Produk (Strategi Analisis Berdasarkan Pemasaran) PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan yaitu :1.  PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang asuransi terbesar diseluruh dunia, PT. Axa Financial juga menawarkan serangkaian produk jasa untuk perusahaan atau individu dalam bentuk asuransi jiwa, Perusahaan juga menyediakan fasilitas seperti premi, rawat inap, dan juga ada asuransi tambahan  (rider).  PT. Axa Financial Indonesia ini memasarkan produknya melalui agen, dari setiap agen memasarkan produk-produk perusahaan melalui media seperti, internet, facebook, televisi, dan juga secara bertatap muka dengan nasabah, dan dengan cara membagikan brosur-brosur disetiap perkotaan atau daerah. PT. Axa Financial juga mempromosikan produknya dalam seminar yang diselenggarakan oleh perusahaan tersebut agar menarik minat nasabah dalam menabung didalam asuransi.2.  Layanan Produk pada PT. Axa Financial Indonesia menyediakan layanan informasi, layanan promosi, dan setiap layanan produk juga memiliki 37manfaat dan keungggulan setiap produk yang ditawarkan kepada nasabah yaitu :Pertama : Produk Asuransi Plus Investasi (Maestro Link Plus)Manfaat dari Produk Asuransi Plus Investasi (Maestro Link Plus) adalah :a.  Apabila tertanggung meninggal dunia, maka ahli waris yang ditunjuk (beneficiary)  akan mendapatkan sejumlah dana yang terdiri dari uang pertanggung dasar ditambah dengan nilai investasi pada saat itu. Nilai investasi ini merupakan hasil perkalian antara jumlah unit dengan harga unit yang tercatat pada saat itu. Apabila hal ini terjadi, maka seluruh manfaat akan dibayarkan dan kontrak asuransi berakhir.b.  Skenario kedua adalah apabila tertanggung hidup hingga akhir masa kontrak polis, maka yang didapatkan adalah investasi pada saat polis tersebut berakhir kontaknya.Keunggulan Produk Maestro Link Plus ini sebagai berikut :a.  Dana investasi dapat ditarik kapan sajab.  Investasi dapat ditambahkan kapan saja c.  Masa pembayaran premi yang fleksibeld.  Pilihan metode penyetoran : tahunan, semesteran, triwulan, bulanane.  7 pilihan jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabahf.  Tersedia dalam Mata Uang US Dollar atau RupiahKedua : Produk Asuransi Syariah (Maestro Syariah)Asuransi Syariah  (Maestro Syariah)  juga mempunyai manfaat sebagai berikut : 38a.  Memberikan 100% uang pertanggungan  ditambah nilai investasi sesuai jenis dana investasi pilihan nasabahb.  Akan memberikan perlindungan satunan kematian hingga 99 tahunc.  Santunan cacat tetap totald.  Santunan meninggal dunia karena kecelakaanKeunggulan Asuransi syariah (Maestro Syariah) adalah :a.  Bebas penarikan dana investasi setiap saatb.  Bebas menambahkan dana investasi setiap saatc.  Masa pembayaran Kontribusi sesuai pilihan d.  Pilihan cara pembayaran secara tahunan, semesteran, kuartal, atau bulanane.  Pilihan jenis dan investasi sesuai dengan kebutuhanKetiga :  Produk Asuransi Kesehatan Murni Premium/Perawatan  (Maestro Elite Care)Manfaat Produk asuransi ini (Maestro Elite Care) adalah :a.  Perlindungan kesehatan hingga mencapai usia 99 tahunb.  Jangkauan pelindungan kesehatan yang sangat luas hingga diseluruh Asia dan Australiac.  Akses layanan terbaik dari rumah sakit swasta, dokter dan spesialisd.  Manfaat daripada tagihan langsung dari Direktori Rumah Sakit di Asia dan Australiae.  Manfaat perlindungan untuk kondisi-kondisi yang sudah sebelumnya.Produk asuransi ini juga menjadi program asuransi kesehatan terbaik asia, keunggulan produk ini antara lain : 39a.  Pilihan lokasib.  Limit manfaat tahunan yang tinggic.  Tidak ada batasan untuk pembedahan, anestasi, rumah sakitd.  Tidak ada batasan biaya hariane.  Berlaku seumur hidup, terutama penyakit kanker dan pengobatan ginjalf.  Bantuan layanan darurat internasional di seluruh duniag.  Perlindungan terhadap kondisi kronis jika terjadi setelah polis aktifh.  Tidak ada pertanyaan medisi.  Tidak ada pertanyaaan mengenai pekerjaanj.  Klaim tidak mempengaruhi premi lanjutan-premi hanya akan meningkat karena usia, kenaikan biaya medis dan riwayat portopolio.Keempat : Produk Asuransi Perlindungan (HospitalPlan)Manfaat Maestro Hospital Plan (Asuransi Perlindungan) adalah :a.  Pergantiaan biaya harian kamar rawat inap di Rumah Sakit b.  Pergantian biaya rawat inap dirumah sakit berupa santunan harian sampai dengan maksimal Rp 1juta selama 90 hari/tahunc.  Santunan harian untuk perawatan ICU d.  Memberikan pergantian biaya atas perawatan di ICU sebesar 2  kali dari manfaat santunan harian selama maksimal 30 hari/tahun e.  Biaya pemulihan atas perawatan di Rumah Sakit f.  Memberikan Biaya pemulihan secara sekaligus apabila menjalani rawat inap di rumah sakit selama minimal 7 hari dan berlaku per kondisig.  Penggantian biaya pembedahan. 40Maestro Hospital Plan  ini memberikan keuntungan bagi nasabah, hal ini dapat dilihat dari keunggulan produk ini sendiri antara lain :a.  Pengembalian premi 70% dari premi yang telah dibayarkan selama 7 tahun yang akan dikembalikan  di akhir pertanggunggan polis (dengan atau tanpa klaim)b.  1 tahun pre-existing conditionc.  Fasilitas cashlessd.  Diskon untuk keluarga (10%)Kelima : Produk Asuransi Jiwa Murni Berjangka (Maestro Term)Manfaat dari produk Asuransi Jiwa Murni Berjangka adalah :a.  Manfaat Hidup : Jika tertanggung hidup sampai dengan akhir masa pertanggung, akan mengembalikan 100% premi yang telah dibayarkan.b.  Manfaat Pembebasan : Jika pemegang polis menderita catat tetap dan total sebelum berusia 65 tahun, akan membebaskan kewajiban  membayar premi berkala hingga tertanggung meninggal dunia atau polis jatuh tempo ( mana lebih dahulu).Asuransi jiwa murni berjangka memiliki keunggulan yaitu :a.  Perlindungan maksimal hingga berusia 70 tahunb.  Perpanjangan masa asuransi otomatis tanpa harus melakukan pemeriksaan medis ulang c.  Diskon Premi yang besarnya meningkat dimulai sejak tahun kedua hingga nasabah mencapai usia 70 tahund.  Usia masuk yang fleksibel. 411.1  SaranDari pengamatan selama dua bulan penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di  PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh maka saran yang dapat penulis berikan yaitu :1.  Lebih meningkatkan Layanan produk pada jenis-jenis produk yang tersedia di PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh2.  Dapat mempertahankan produk-produk yang terdapat pada PT. Axa Financial Indonesia3.  Sebagai Perusahaan jasa, agar selalu memperhatikan pelayanan nasabah dan memperhatikan keinginan dan apa yang dibutuhkan nasabah untuk meningkatkan pelayanan yang baik agar nasabah merasa puas dengan jasa yang ditawarkan oleh PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh4.  Perusahaan juga dapat mengembangkan lagi produk-produk nya melalui Program dan manfaat dari produk masing-masing.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88705">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88706">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10498</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88707">
                <text>Fakultas Ekonomi (D3)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88708">
                <text>DIVERSIFIKASI  PRODUK PADA PT.  AXA FINANCIALRNINDONESIA CABANG BANDA ACEHRN(STRATEGI ANALISIS BERDASARKAN PEMASARAN)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10394" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88709">
                <text>ARDIYANTI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88710">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88711">
                <text>Berdasarkan uraian dan pembahasan  sesuai dengan praktek kerja lapangan (PKL) yang penulis lakukan mengenai, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan yaitu : Jenjang Karir pada PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh1.Jenjang karir pada PT. Axa Financial dimulai dari Financial Consultant, Agency Manager, Senior Agency Manager, Agency director hingga Vice Presiden2.Penghargaan bagi karyawan berupa pendidikan gratis, perjalanan wisata hingga pendampingan dan pelatihan formal hingga pendampingan dan pelatihan formal.3.Pendidikan merupakan syarat dalam penepatan jabatan didalam struktur penepatan jabatan didalam struktur karyawan PT. Axa Financial4.PT. Axa Financial Indonesia merupakan perusahaan yang sudah sangat berpengalaman dalam usaha asuransi 5.PT. Axa Financial Indonesia adalah bagian, dari Axa Group yang bergerak dibidang asuransi dan memiliki karyawan yang berkualitas dengan sederet prestasi dan penghargaan5.2Saran1.Memberikan bonus untuk karyawan yang mandiri 2.Memperbanyak masa training untuk pengalaman kerja 3.Menjaga kualitas dan kesolidalitas karyawan4.Meningkatkan karir karyawan yang telah ditetapkan 5.Meningkatkan bimbingan karyawan dalam memajukan asuransi kedepan6.Mempertahankan jabatan yang sudah dijabatnya.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88712">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88713">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10499</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88714">
                <text>Fakultas Ekonomi (D3)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88715">
                <text>JENJANG KARIR PADA PT. AXA FINANCIAL CABANG BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10395" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88716">
                <text>PUJA ADITYAKA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88717">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88718">
                <text>5.1 Kesimpulan 1. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kolektibilitas macet ditambah dengan kredit-kredit yang memiliki kolektibilitas meragukan sehingga menjadi berpotensi menjadi tunggakan kredit. Sedangkan tunggakan kredit adalah kredit yang angsuran pokok dan bunganya tidak dapat dilunasi selama lebih dari 2 (dua) masa jatuh tempo angsuran dan ditambah 21 (dua puluh satu) hari. 2. Tunggakan kredit yang terjadi diselesaikan oleh bank sendiri melalui pengoperasian kredit kepada pihak ketiga dan melakukan penjualan barang-barang agunan milikdebitur. 3. Hingga saat ini belum ada pembiayaan bermasalah pada PT. Bank Aceh cabang pembantu Balaikota yang diselesaikan melalui proses pengadilan. Tetapi sejauh ini masih dapat diselesaikan melalui musyawarah, karena pihak bank berusaha semaksimal mungkin untuk tetap menjaga hubungan baik dengan debitur, demikian juga debitur masih mengerti penyelesaian secara musyawarah lebih efisien, cepat, dan  mudah. 4. Jumlah Nasabah Kredit Konsumtif adalah 488 orang nasabah dari 59 Instansi dan Total Pembayaran Angsuran Rp. 1.341.366.146 5.2 Saran1. Tunggakan angsuran kredit merupakan resiko yang tidak terelakkan bagi Bank dalam kegiatan usahanya, agar resiko tersebut dapat diperkecil maka pihak bank seharusnya tidak melakukan kompromi dalam prinsip- prinsip juga prosedur dalam menyalurkan kredit dan terus mengawasi usaha yang dijalankan debitur. 2. Pengelolaan penyelesaian kredit sebisa mungkin dilakukan diluar pengadilan, karena biaya, tenaga, dan waktu yang dikeluarkan lebih sedikit dibandingkan dengan diselesaikan melalui proses pengadilan, disamping dapat menjaga hubungan baik antara debitur dangan pihak Bank. 3. Bank harus mampu menjadikan nasabah bukan hanya sebagai debitur tetapi juga rekan bisnis, sehingga diharapkan nasabah akan merasa nyaman dan terus melunasi kewajibannya melalui pendekatan persuasif terseb</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88719">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88720">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10500</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88721">
                <text>Fakultas Ekonomi (D3)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88722">
                <text>SISTEM PENYALURAN KREDIT KONSUMTIF BAGI RNPEGAWAI PEMERINTAHAN PADA PT. BANK ACEH RNCABANG PEMBANTU BALAIKOTA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10396" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88723">
                <text>saiful bahri</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88724">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88725">
                <text>Multiple server merupakan suatu system yang terdiri dari dua atau lebih server dan saling synchron datanya yang bertujuan untuk mengoptimalisasi utilitas server agar server tetap uptime access. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu membangun dan implementasi virtualisasi server Proxmox di UPT. PUKSI Universitas Syiah Kuala. Mesin ini akan diletakkan di UPT PUKSI sebagai mesin virtual (untuk data center) dan master server tetap berada di UPT Perpustakaan Universitas Syiah Kuala. Server virtual tersebut kemudian akan di replikasikan data atau dengan kata lain di synchron datanya dengan cara replication database MySQL. Replikasi data tersebut akan terciptanya multiple server, sehingga kedua server memiliki data yang sama dan akurat dan kemudahan pengaksesan pustakawan yang ada di jaringan local dan pengaksesan publik tetap uptime. Selain itu, replikasi data ini juga berguna untuk keamanan database dari suatu server.Kata kunci: server, uptime access, virtualisasi, multiple server, server virtual, master server, replikasi, database.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88726">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88727">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10501</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88728">
                <text>Fakultas Teknik</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88729">
                <text>IMPLEMENTASI SERVER VIRTUALISASI PROXMOX DAN ANALISIS REPLIKASI DATABASE MASTER SERVER KE SERVER VIRTUAL</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10397" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88730">
                <text>MISBAH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88731">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10502</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88732">
                <text>EVALUASI KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 PANGA ACEH JAYA TAHUN AJARAN 2013/2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10398" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88733">
                <text>PUJA ADITYAKA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88734">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88735">
                <text>BAB V PENUTUP5.1 Kesimpulan 1. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kolektibilitas macet ditambah dengan kredit-kredit yang memiliki kolektibilitas meragukan sehingga menjadi berpotensi menjadi tunggakan kredit. Sedangkan tunggakan kredit adalah kredit yang angsuran pokok dan bunganya tidak dapat dilunasi selama lebih dari 2 (dua) masa jatuh tempo angsuran dan ditambah 21 (dua puluh satu) hari. 2. Tunggakan kredit yang terjadi diselesaikan oleh bank sendiri melalui pengoperasian kredit kepada pihak ketiga dan melakukan penjualan barang-barang agunan milik debitur. 3. Hingga saat ini belum ada pembiayaan bermasalah pada PT. Bank Aceh cabang pembantu Balaikota yang diselesaikan melalui proses pengadilan. Tetapi sejauh ini masih dapat diselesaikan melalui musyawarah, karena pihak bank berusaha semaksimal mungkin untuk tetap menjaga hubungan baik dengan debitur, demikian juga debitur masih mengerti penyelesaian secara musyawarah lebih efisien, cepat, dan mudah. 4. Jumlah Nasabah Kredit Konsumtif adalah 488 orang nasabah dari 59 Instansi dan Total Pembayaran Angsuran Rp. 1.341.366.1465.2 Saran 1. Tunggakan angsuran kredit merupakan resiko yang tidak terelakkan bagi Bank dalam kegiatan usahanya, agar resiko tersebut dapat diperkecil maka pihak bank seharusnya tidak melakukan kompromi dalam prinsip- prinsip juga prosedur dalam menyalurkan kredit dan terus mengawasi usaha yang dijalankan debitur. 2. Pengelolaan penyelesaian kredit sebisa mungkin dilakukan diluar pengadilan, karena biaya, tenaga, dan waktu yang dikeluarkan lebih sedikit dibandingkan dengan diselesaikan melalui proses pengadilan, disamping dapat menjaga hubungan baik antara debitur dangan pihak Bank. 3. Bank harus mampu menjadikan nasabah bukan hanya sebagai debitur tetapi juga rekan bisnis, sehingga diharapkan nasabah akan merasa nyaman dan terus melunasi kewajibannya melalui pendekatan persuasif tersebut.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88736">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88737">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10504</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88738">
                <text>Fakultas Ekonomi (D3)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88739">
                <text>SISTEM PENYALURAN KREDIT KONSUMTIF BAGI PEGAWAI PEMERINTAHAN PADA PT. BANK ACEH CABANG PEMBANTU BALAIKOTA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10399" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88740">
                <text>ARDIYANTI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88741">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88742">
                <text>BAB VPENUTUP5.1 KesimpulanBerdasarkan uraian dan pembahasan sesuai dengan praktek kerja lapangan (PKL) yang penulis lakukan mengenai, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan yaitu : Jenjang Karir pada PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh1. Jenjang karir pada PT. Axa Financial dimulai dari Financial Consultant, Agency Manager, Senior Agency Manager, Agency director hingga Vice Presiden2. Penghargaan bagi karyawan berupa pendidikan gratis, perjalanan wisata hingga pendampingan dan pelatihan formal hingga pendampingan dan pelatihan formal.3. Pendidikan merupakan syarat dalam penepatan jabatan didalam struktur penepatan jabatan didalam struktur karyawan PT. Axa Financial4. PT. Axa Financial Indonesia merupakan perusahaan yang sudah sangat berpengalaman dalam usaha asuransi5. PT. Axa Financial Indonesia adalah bagian, dari Axa Group yang bergerak dibidang asuransi dan memiliki karyawan yang berkualitas dengan sederet prestasi dan penghargaan5.2 Saran1. Memberikan bonus untuk karyawan yang mandiri2. Memperbanyak masa training untuk pengalaman kerja3. Menjaga kualitas dan kesolidalitas karyawan4. Meningkatkan karir karyawan yang telah ditetapkan5. Meningkatkan bimbingan karyawan dalam memajukan asuransi kedepan6. Mempertahankan jabatan yang sudah dijabatnya.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88743">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88744">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10505</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88745">
                <text>Fakultas Ekonomi (D3)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88746">
                <text>JENJANG KARIR PADA PT. AXA FINANCIAL CABANG BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10400" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88747">
                <text>NAZIRAH TARMIZI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88748">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88749">
                <text>BAB VPENUTUP5.1 KesimpulanBerdasarkan uraian dan pembahasan sesuai dengan Praktek kerja Lapangan (PKL) yang penulis lakukan mengenai Diversifikasi Produk (Strategi Analisis Berdasarkan Pemasaran) PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan yaitu :1. PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang asuransi terbesar diseluruh dunia, PT. Axa Financial juga menawarkan serangkaian produk jasa untuk perusahaan atau individu dalam bentuk asuransi jiwa, Perusahaan juga menyediakan fasilitas seperti premi, rawat inap, dan juga ada asuransi tambahan (rider). PT. Axa Financial Indonesia ini memasarkan produknya melalui agen, dari setiap agen memasarkan produk-produk perusahaan melalui media seperti, internet, facebook, televisi, dan juga secara bertatap muka dengan nasabah, dan dengan cara membagikan brosur-brosur disetiap perkotaan atau daerah. PT. Axa Financial juga mempromosikan produknya dalam seminar yang diselenggarakan oleh perusahaan tersebut agar menarik minat nasabah dalam menabung didalam asuransi.2. Layanan Produk pada PT. Axa Financial Indonesia menyediakan layanan informasi, layanan promosi, dan setiap layanan produk juga memilikimanfaat dan keungggulan setiap produk yang ditawarkan kepada nasabah yaitu :Pertama : Produk Asuransi Plus Investasi (Maestro Link Plus)Manfaat dari Produk Asuransi Plus Investasi (Maestro Link Plus) adalah :a. Apabila tertanggung meninggal dunia, maka ahli waris yang ditunjuk (beneficiary) akan mendapatkan sejumlah dana yang terdiri dari uang pertanggung dasar ditambah dengan nilai investasi pada saat itu. Nilai investasi ini merupakan hasil perkalian antara jumlah unit dengan harga unit yang tercatat pada saat itu. Apabila hal ini terjadi, maka seluruh manfaat akan dibayarkan dan kontrak asuransi berakhir.b. Skenario kedua adalah apabila tertanggung hidup hingga akhir masa kontrak polis, maka yang didapatkan adalah investasi pada saat polis tersebut berakhir kontaknya.Keunggulan Produk Maestro Link Plus ini sebagai berikut :a. Dana investasi dapat ditarik kapan sajab. Investasi dapat ditambahkan kapan sajac. Masa pembayaran premi yang fleksibeld. Pilihan metode penyetoran : tahunan, semesteran, triwulan, bulanane. 7 pilihan jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabahf. Tersedia dalam Mata Uang US Dollar atau RupiahKedua : Produk Asuransi Syariah (Maestro Syariah)Asuransi Syariah (Maestro Syariah) juga mempunyai manfaat sebagai berikut :a. Memberikan 100% uang pertanggungan ditambah nilai investasi sesuai jenis dana investasi pilihan nasabahb. Akan memberikan perlindungan satunan kematian hingga 99 tahunc. Santunan cacat tetap totald. Santunan meninggal dunia karena kecelakaanKeunggulan Asuransi syariah (Maestro Syariah) adalah :a. Bebas penarikan dana investasi setiap saatb. Bebas menambahkan dana investasi setiap saatc. Masa pembayaran Kontribusi sesuai pilihand. Pilihan cara pembayaran secara tahunan, semesteran, kuartal, atau bulanane. Pilihan jenis dan investasi sesuai dengan kebutuhanKetiga : Produk Asuransi Kesehatan Murni Premium/Perawatan (Maestro Elite Care)Manfaat Produk asuransi ini (Maestro Elite Care) adalah :a. Perlindungan kesehatan hingga mencapai usia 99 tahunb. Jangkauan pelindungan kesehatan yang sangat luas hingga diseluruh Asia dan Australiac. Akses layanan terbaik dari rumah sakit swasta, dokter dan spesialisd. Manfaat daripada tagihan langsung dari Direktori Rumah Sakit di Asia dan Australiae. Manfaat perlindungan untuk kondisi-kondisi yang sudah sebelumnya.Produk asuransi ini juga menjadi program asuransi kesehatan terbaik asia, keunggulan produk ini antara lain :a. Pilihan lokasib. Limit manfaat tahunan yang tinggic. Tidak ada batasan untuk pembedahan, anestasi, rumah sakitd. Tidak ada batasan biaya hariane. Berlaku seumur hidup, terutama penyakit kanker dan pengobatan ginjalf. Bantuan layanan darurat internasional di seluruh duniag. Perlindungan terhadap kondisi kronis jika terjadi setelah polis aktifh. Tidak ada pertanyaan medisi. Tidak ada pertanyaaan mengenai pekerjaanj. Klaim tidak mempengaruhi premi lanjutan-premi hanya akan meningkat karena usia, kenaikan biaya medis dan riwayat portopolio.Keempat : Produk Asuransi Perlindungan (HospitalPlan)Manfaat Maestro Hospital Plan (Asuransi Perlindungan) adalah :a. Pergantiaan biaya harian kamar rawat inap di Rumah Sakitb. Pergantian biaya rawat inap dirumah sakit berupa santunan harian sampai dengan maksimal Rp 1juta selama 90 hari/tahunc. Santunan harian untuk perawatan ICUd. Memberikan pergantian biaya atas perawatan di ICU sebesar 2 kali dari manfaat santunan harian selama maksimal 30 hari/tahune. Biaya pemulihan atas perawatan di Rumah Sakitf. Memberikan Biaya pemulihan secara sekaligus apabila menjalani rawat inap di rumah sakit selama minimal 7 hari dan berlaku per kondisig. Penggantian biaya pembedahan.Maestro Hospital Plan ini memberikan keuntungan bagi nasabah, hal ini dapat dilihat dari keunggulan produk ini sendiri antara lain :a. Pengembalian premi 70% dari premi yang telah dibayarkan selama 7 tahun yang akan dikembalikan di akhir pertanggunggan polis (dengan atau tanpa klaim)b. 1 tahun pre-existing conditionc. Fasilitas cashlessd. Diskon untuk keluarga (10%)Kelima : Produk Asuransi Jiwa Murni Berjangka (Maestro Term)Manfaat dari produk Asuransi Jiwa Murni Berjangka adalah :a. Manfaat Hidup : Jika tertanggung hidup sampai dengan akhir masa pertanggung, akan mengembalikan 100% premi yang telah dibayarkan.b. Manfaat Pembebasan : Jika pemegang polis menderita catat tetap dan total sebelum berusia 65 tahun, akan membebaskan kewajiban membayar premi berkala hingga tertanggung meninggal dunia atau polis jatuh tempo ( mana lebih dahulu).Asuransi jiwa murni berjangka memiliki keunggulan yaitu :a. Perlindungan maksimal hingga berusia 70 tahunb. Perpanjangan masa asuransi otomatis tanpa harus melakukan pemeriksaan medis ulangc. Diskon Premi yang besarnya meningkat dimulai sejak tahun kedua hingga nasabah mencapai usia 70 tahund. Usia masuk yang fleksibel.5.1 SaranDari pengamatan selama dua bulan penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh maka saran yang dapat penulis berikan yaitu :1. Lebih meningkatkan Layanan produk pada jenis-jenis produk yang tersedia di PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh2. Dapat mempertahankan produk-produk yang terdapat pada PT. Axa Financial Indonesia3. Sebagai Perusahaan jasa, agar selalu memperhatikan pelayanan nasabah dan memperhatikan keinginan dan apa yang dibutuhkan nasabah untuk meningkatkan pelayanan yang baik agar nasabah merasa puas dengan jasa yang ditawarkan oleh PT. Axa Financial Indonesia Cabang Banda Aceh4. Perusahaan juga dapat mengembangkan lagi produk-produk nya melalui Program dan manfaat dari produk masing-masing.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88750">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88751">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10506</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88752">
                <text>Fakultas Ekonomi (D3)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88753">
                <text>DIVERSIFIKASI PRODUK PADA PT. AXA FINANCIALRNINDONESIA CABANG BANDA ACEHRN(STRATEGI ANALISIS BERDASARKAN PEMASARAN)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10401" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88754">
                <text>Nora Nafila</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88755">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10507</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88756">
                <text>KORELASI PELAKSANAAN AKSELERASI DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI MODAL BANGSA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10402" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88757">
                <text>khairunnas</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88758">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88759">
                <text>Motivasi adalah rangsangan dari luar dalam bentuk benda atau bukan benda yang dapat menumbuhkan dorongan pada orang untuk memiliki, menikmati, menguasai atau mencapainya. Service excellent adalah pelayanan yang diberikan kepada pasien yang berdasarkan standar kualitas untuk memenuhi kebutuhan pasien sehingga memperoleh kepuasan yang akhirnya dapat meningkatkan kepercayaannya kepada rumah sakit. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat dalam memberikan service excellent di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional Study. Tehnik pengambilan sampel adalah simple random sampling yaitu 63 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Alat pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner dalam bentuk dichotomi question. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji independensi Chi-Square dengan derajat kemaknaan (?) = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara faktor penghargaan dengan motivasi perawat dalam memberikan service excellent (P=0,00 &lt; 0,05), tidak ada hubungan antara faktor tanggung jawab dengan motivasi perawat dalam memberikan service excellent (P=0,286&gt;0,05), ada hubungan antara faktor pemberian insentif dengan motivasi perawat dalam memberikan service excellent (P=0,035 &lt; 0,05), tidak ada hubungan antara faktor kondisi kerja dengan motivasi perawat dalam memberikan service excellent (P=0,147 &gt; 0,05) dan tidak ada hubungan antara faktor supervisi dengan motivasi perawat pelaksana dalam memberikan service excellent (P=0,208&gt; 0,05). Peneliti menyarankan kepada manajemen keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh agar memberi reward dan punishment yang layak kepada perawat pelaksana sehingga diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang baik.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="88760">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88761">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10509</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88762">
                <text>Fakultas Kedokteran</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="88763">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI PERAWAT DALAM MEMBERIKAN SERVICE EXCELLENT DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
