<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://unsyiana.usk.ac.id/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=717&amp;sort_field=added" accessDate="2026-08-11T01:36:55+07:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>717</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>15608</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="9623" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85344">
                <text>Annisa Waqo</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85345">
                <text>Setiap peristiwa yang menyebabkan perubahan dalam kehidupan seseorang,sehingga seseorang itu terpaksa mengadakan adaptasi untuk menanggulanginyadisebut stresor psikososial. Apabila adaptasi gagal akan menimbulkan stres yangkemudian akan mempengaruhi ketidakseimbangan hormon reproduksi dan terjadisuatu keadaan siklus menstruasi yang tidak teratur. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui hubungan stresor psikososial dengan siklus menstruasi padamahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UniversitasSyiah Kuala. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasionaldengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalahprobability sampling dengan stratified random sampling dan diperoleh 93responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner The College LifeStress Inventory dan kuesioner siklus menstruasi. Kuesioner ini telah diujivaliditas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan uji univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stresorpsikososial (97,8%) dengan tingkat rata-rata adalah ringan. Siklus menstruasiresponden rata-rata mengalami siklus menstruasi normal (87,1%), dan abnormalsebesar 12, 9%. Tidak terdapat hubungan antara stresor psikososial dengan siklusmenstruasi pada mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter FakultasKedokteran Universitas Syiah Kuala, dengan nilai X2hitung =2,340 lebih kecil darinilai X2tabel=2,71 dengan ? = 0,1. Stresor psikososial tidak berpengaruh terhadapsiklus menstruasi mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter FakultasKedokteran Universitas Syiah Kuala.Kata Kunci: stresor psikososial, siklus menstruasi, mahasiswi FakultasKedokteran</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85346">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9405</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85347">
                <text>HUBUNGAN STRESOR PSIKOSOSIAL DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9624" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85348">
                <text>Maulana Saputra</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85349">
                <text>Peran guru sangat menentukan usaha peningkatan mutu pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan sekolah menengah. Untuk itu guru sebagai pendidik dituntut mampu menyelenggarakan proses belajar dengan sebaik-baiknya dalam rangka pengembangan pendidikan. Dengan semakin berkembangnya teknologi, guru dituntut untuk dapat menyediakan cara-cara baru dalam mengakses dan memproses pengetahuan di segala bidang. Guru harus mampu mengembangkan materi pendidikan yang menunjukkan pengetahuan konten, memanfaatkan pengetahuan pedagogis, dan menggabungkannya dengan teknologi. Kombinasi ini digambarkan dalam sebuah kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). TPACK dibutuhkan dalam mengajar, termasuk dalam mengajarkan materi turunan di kelas XI SMA LABSCHOOL Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan ini adalah untuk mengetahui peran TPACK guru matematika dalam pembelajaran materi turunan di kelas XI SMA Labschool Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru matematika dan siswa kelas XI SMA LABSCHOOL Banda Aceh. Data dikumpulkan dengan teknik triangulasi data yaitu menggabungkan 3 teknik pengumpulan data (observasi, wawancara dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran TPACK guru dalam mengajar sangat baik, hal ini terlihat dari penilaian pada hari pertama yang menunjukkan TPACK guru mencapai 76% termasuk kategori baik, aktivitas siswa 30% termasuk kategori sangat baik dan 70% termasuk kategori baik. Dan pada hari kedua TPACK guru mencapai 80% termasuk kategori baik, aktivitas siswa 60% termasuk kategori sangat baik dan 40% termasuk kategori baik. Hasil tes siswa menunjukkan 68% termasuk kategori sangat baik dan 32% termasuk kategori baik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85350">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9406</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85351">
                <text>PERAN TECHNOLOGY PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) GURU MATEMATIKA PADA MATERI TURUNAN DI KELAS XI SMA LABSCHOOL BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2013/2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9625" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85352">
                <text>Hendri</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85353">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9407</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85354">
                <text>KEMAMPUAN  SISWA KELAS VII SMPN I KUTA BARO MENULIS RNPUISI TENTANG KEINDAHAN ALAM</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9626" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85355">
                <text>Nanda Zulaiha</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85356">
                <text>2014</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85357">
                <text>RINGKASANPenulis laporan ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan dan prosedur yang diterapkan oleh PT. PLN (persero) Area Banda Aceh. Di dalam perusahaan, pengeluaran  kas  merupakan  suatu  transaksi  yang  menimbulkan  berkurangnya saldo kas dan bank milik perusahaan yang diakibatkan adanya pembelian tunai dan pembayaran utang maupun hasil transaksi yang menyebabkan berkurangnya kas.Pengeluaran kas mempunyai peranan penting dalam perusahaan, karena dalam pengeluaran kas ini perusahaan mengeluarkan dana yang besar untuk membiayai kegiatan usahanya. Dengan adanya sistem pengeluaran kas yang baik dari perusahaan diharapkan akan dapat membantu dalam pengawasan dan pengontrolannya, sehingga dapat memperlancar kegiatan operasi perusahaan.Hasil yang diperoleh dari pengamatan Kerja Praktek di PT. PLN (Persero) Area Banda Aceh ini adalah bahwa sistem yang dijalan oleh perusahaan pada umumnya telah berjalan dengan baik serta telah melaksanakan unsur-unsur pengendalian intern sistem pengeluaran kas.Walaupun demikian, sistem pengeluaran kas pada PT. PLN (Persero) Area Banda Aceh masih memiliki kelemahan-kelemahan yang perlu untuk diperbaiki sehingga dapat menghindari penyelewengan-penyelewengan yang mungkin dapat terjadi pada perusahaan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu perusahaan untuk meperbaiki keleahan-kelemahan tersebut.Vii</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="85358">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85359">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9408</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85360">
                <text>Fakultas Ekonomi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85361">
                <text>SISTEM PENGELUARAN KAS PADA PT. PLN (PERSERO) AREA BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9627" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85362">
                <text>Awaluddin</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85363">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9410</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85364">
                <text>PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYAMPAIKAN INFORMASI YANG DIBACA MELALUI MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) RNPADA SISWA KELAS VI SD NEGERI DEUDAP PULO ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9628" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85365">
                <text>Surasta Sari Dewi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85366">
                <text>ABSTRAKKata kunci : Motivasi belajar, prestasi belajar, mahasiswa BidikmisiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar beberapa mahasiswa Bidikmisi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala,diduga penyebabnyaadalahmotivasi belajar yang rendah.Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mendeskripsikan motivasi belajar mahasiswa Bidikmisi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala;(2) mengetahui hubungan antara motivasi dan prestasi belajar mahasiswa Bidikmisi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala. Populasi penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa Bidikmisi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala.Sampel sebanyak 38 mahasiswa diambil dengan teknik simple random sampling.Jenis penelitian ini adalah survei (kuantitatif) dengan pendekatan deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angketdan dokumentasi.Instrumen angket motivasi belajar dianalisis dengan validitas butir product moment dan reliabilitas alpha cronbachsehingga diperoleh 31 butir pernyataan valid dan reliabelsangat tinggi (r_11= 0,8762). Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik sederhana (deskriptif)dan statistik inferensial/parametrik (analisis regresi linear sederhana dan analisis korelasi product momentdari Pearson). Pengolahan datamenggunakan program tambahan Ms. Excel (stat97.xla) dan SPSS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa:(1) Motivasi belajar mahasiswa Bidikmisi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala pada tahun akademik 2014 adalah 70,98% dari yang diharapkan (100%), dengan motivasi instrinsik sebesar 37,21% dan motivasi ekstrinsik sebesar 33,77% sehingga berkategori sedang; (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi dengan prestasi belajar mahasiswa Bidikmisi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala,dengan harga koefisien determinasi r2 = 0,242.Harga r2 tersebut menunjukkan bahwa pengaruh motivasi belajar terhadap tinggi rendahnya prestasi belajar mahasiswa Bidikmisi hanya sebesar 24,21%, sedangkan sisanya 75,79% dipengaruhi oleh faktor lain.Dengan demikian, disarankan untuk melakukanpenelitian tentang pengaruh faktor lain yang berkaitan dengan prestasi belajar mahasiswa Bidikmisi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah sehingga diperoleh informasi mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa Bidikmisi.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85367">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9411</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85368">
                <text>MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA BIDIKMISIRNPROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKARNUNIVERSITAS SYIAH KUALA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9629" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85369">
                <text>Rio Priatma</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85370">
                <text>ABSTRAK Gangguan  Ginjal  Akut  adalah  penurunan  fungsi  filtrasi  ginjal  yang  berlangsung secara  tiba-tiba  atau  cepat.  Insidensi  Gangguan  Ginjal  Akut  terus  mengalami peningkatan  dari  tahun  ke  tahun,  namun  ternyata  penyakit  ini  sangat  jarang dilaporkan.  Hal  ini  menyebabkan  semakin  tingginya  morbiditas  dan  mortalitas Gangguan Ginjal Akut saat ini dan di masa mendatang. Telah dilakukan penelitian deskriptif  dengan  menggunakan  metode  cross  sectional.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  karakteristik  penderita  Gangguan  Ginjal  Akut  di  ruang  rawat Penyakit  Dalam  dan  Unit  Perawatan  Intensif  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  dr. Zainoel  Abidin  Banda  Aceh.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  seluruh penderita Gangguan Ginjal Akut yang dirawat di ruang rawat Penyakit Dalam dan Unit Perawatan  Intensif Banda Aceh dan teknik pengambilan sampel secara total populasi  dengan  dengan  jumlah  110  orang.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan penderita Gangguan Ginjal Akut lebih banyak berjenis kelamin laki-laki yaitu 67 pasien  (60,9%),  pada  usia  dewasa  tengah  (41-64  tahun)  sebanyak  66  pasien (60%),  dengan  penyakit  penyerta  sebanyak  46  pasien  (41,8%)  dan  Diabetes Melitus merupakan penyakit penyerta  yang paling banyak terjadi  yaitu 11 pasien (23,9%), dan gangguan ginjal pre-renal yaitu 83 pasien (75,4%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kasus Gangguan Ginjal Akut lebih banyak terjadi pada laki- laki,  usia  dewasa  tengah  dan  gangguan  ginjal  pre-renal  serta  Diabetes  Melitus merupakan penyakit penyerta yang paling tinggi. Kata kunci: Gangguan Ginjal Akut, Jenis kelamin, usia, penyakit penyerta</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85371">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9412</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85372">
                <text>KARAKTERISTIK PENDERITA GANGGUAN GINJAL AKUT DI RUANG RAWAT PENYAKIT DALAM DAN UNIT PERAWATAN INTENSIF RSUDZA BANDA ACEH  JANUARI 2006 - DESEMBER 2010</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9630" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85373">
                <text>Ely Rahmi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85374">
                <text>Teknologi dalam pendidikan dapat peningkatan produktivitas pendidikan. Komputer yang merupakan salah satu perangkat teknologi dapat digunakan sebagai media pengembangan dan pembelajaran. Media komputer sebagai sarana pengenalan sejarah Syech Abdul Rauf Al Singkili dan salah satu teknik Steganography yang digunakan untuk menyembunyikan pesan, teknik ini kemudian digunakan dalam bentuk permainan guna untuk memperkenalkan sejarah tentang Syech Abdul Rauf Al Singkili. Syech Abdul Rauf Al Singkili adalah ulama besar Aceh dan tokoh tasawuf dari Aceh yang pertama kali mengembangkan ajaran Tharekat Syatariyah di Indonesia. Software yang digunakan adalah Visual Basic.net dimana software ini merupakan bahasa pemrograman berbasis visual gunan untuk membangun aplikasi Steganography.Kata kunci: VB.NET, Steganography, Syech Abdul Rauf Al Singkili</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85375">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9413</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85376">
                <text>IMPLEMENTASI TEKNIK STEGANOGRAPHY PADA APLIKASI NAPAK TILAS SYECH ABDUL RAUF AL SINGKILIRNIMPLEMENTASI TEKNIK STEGANOGRAPHY PADA APLIKASI NAPAK TILAS SYECH ABDUL RAUF AL SINGKILIRNRNIMPLEMENTASI TEKNIK STEGANOGRAPHY PADA APLIKASI NAPAK TILAS SYECH ABDUL RAUF AL SINGKILIRNRNIMPLEMENTASI TEKNIK STEGANOGRAPHY PADA APLIKASI NAPAK TILAS SYECH ABDUL RAUF AL SINGKILI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9631" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85377">
                <text>ima marhamah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85378">
                <text>ABSTRAKPenggunaan teknologi dalam pendidikan berkaitan dengan usaha peningkatan produktivitas pendidikan. Komputer umumnya digunakan sebagai media pengembangan dan pembelajaran ilmu pengetahuan. Selain itu komputer juga dapat digunakan untuk membantu pembelajaran bahasa. Pada tugas akhir ini, pembelajaran dikhususkan kepada bahasa Aceh yang digabungkan dengan sebuah gambar. Bahasa Aceh merupakan bahasa daerah yang memiliki penutur paling banyak di Provinsi Aceh. Wilayah pemakaian bahasa ini hampir di seluruh kabupaten/kota di Aceh, oleh karena itu bahasa Aceh memiliki jumlah penutur paling banyak dan mempunyai wilayah sebaran paling luas. Bahasa ini dijadikan lambang identitas daerah Aceh karena itu pula, bahasa ini dijadikan lambang kebanggaan masyarakat Aceh. Kata kunci: VB.NET, SQL Server, Bahasa Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85379">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9414</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85380">
                <text>PEMBUATAN ALIKASI PEMBELAJARAN KAMUS GAMBAR BAHASA ACEH MENGGUNAKAN VB.NET</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="9632" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85381">
                <text>Desky Ferdyan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85382">
                <text>ABSTRAKDESKY FERDYAN.STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BENGKULU NOMOR 255/PID.B/2010/PN.BKL TENTANG TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAKFakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(v,58) pp, bibl, app.(Mukhlis, S.H., M.Hum.)Dalam Putusan Nomor 255/Pid.B/2010/PN.BKL. Shodiq Mumtazum als Shodiq als Tayun Bin Gunadi terdakwa dalam kasus ini merupakan anak yang masih berumur 15 (lima belas) tahun, dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), hakim anak menjatuhkan hukuman 1 bulan penjara dan masa percobaan 2 bulan, dalam putusan tersebut hakim tidak menetapkan masa penahanan terdakwa sebelumnya harus dikurangi dengan pidana yang dijatuhkan, akibatnya putusan tersebut lebih ringan dibandingkan dengan masa penahanan terdakwa. Pidana anak sebenarnya tidak perlu dilakukan, karena masih ada cara yang dapat ditempuh tanpa harus menjatuhkan pidana terhadap terdakwa anak seperti upaya restorative justice maupun diversi.Penulisan studi kasus bertujuan untuk menjelaskan alasan hakim anak yang tidak memperhatikan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa sebagai pertimbangan dalam Putusan Nomor: 255/Pid.B/2010/PN.BKL dan untuk menjelaskan putusan hakim belum memenuhi nilai keadilan, dan kemanfaatan.Penelitian ini bersifat deskriptif dan merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus. Jenis data yang digunakan yakni jenis data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang mencakup dokumen-dokumen resmi seperti KUHAP, undang-undang, putusan pengadilan, buku-buku dan lain sebagainya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan cara content of analysis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim tidak mempertimbangkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa anak sebelumnya, sehingga putusan pidana yang dijatuhkan belum berperspektif anak. Demikian pula hakim dalam putusannya tidak menerapkan bahwa ada solusi lain dalam menangani anak yang berhadapan dengan hukum seperti pendekatan restorative justice atau diversi agar anak tidak perlu menjalani pidana bersyarat selama 2 (dua) bulan dan tidak merusak masa depan anak dengan penjatuhan pidana tersebut. Di samping itu, hukuman yang dijatuhkan hakim dalam Putusan Nomor: 255/Pid.B/2010/PN.BKL belum mencerminkan nilai keadilan, dan kemanfaatan karena hukuman yang dijatuhkan hakim belum berperspektif anak.Hakim anak hendaknya memiliki pertimbangan dalam menangani perkara anak, agar putusan yang dihasilkan tidak merugikan masa depan anak, sehingga tercermin nilai keadilan, dan kemanfaatan.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85383">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=9415</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="85384">
                <text>STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BENGKULU NOMOR: 255/PID.B/2010/PN.BKL TENTANG TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
