<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://unsyiana.usk.ac.id/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=693&amp;sort_field=Dublin+Core%2CTitle" accessDate="2026-08-09T17:56:38+07:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>693</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>15608</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="11888" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96219">
                <text>Wan Alamsyah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96220">
                <text>2015</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96221">
                <text>Universitas Samudra (Unsam) yang berlokasi di kota Langsa adalah institusi pendidikan dengan aktivitas perkuliahan tidak terlepas dari banyaknya kendaraan untuk menuju kampus, akibatnya menimbulkan dampak terhadap penyediaan lahan parkir dan kelancaran lalu lintas kampus.  Tidak optimalnya manajemen perparkiran, kurangnya perhatian penataan parkir serta keterbatasan lahan parkir yang ada saat ini berpotensi menimbulkan kemacetan, parkir tidak teratur, dan kesemrawutan.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi awal guna mengevaluasi kebutuhan ruang parkir optimal, memprediksi kebutuhan parkir beberapa tahun mendatang untuk merencanakan manajemen perparkiran dimasa yang akan datang.  Data primer terdiri dari data karakteristik parkir.  Metode yang digunakan adalah metode survey (cordon counts) dan metode analisis data.  Hasil analisis volume parkir tertinggi dan permintaan parkir tertinggi terjadi pada Biro Rektor, FKIP Prodi Biologi dan Fakultas Hukum yang tergabung dalam satu gedung terlihat lebih tinggi dari volume parkir dan permintaan parkir fakultas yang lain.  Diprediksikan untuk kebutuhan ruang  parkir 5 tahun yang akan datang, Universitas Samudra (Unsam) ini akan menghadapi masalah kekurangan ruang parkir kendaraan roda 2 dan kendaraan roda 4. Oleh karena itu diperlukan perencanaan dan penataan serta manajemen perparkiran untuk mengatasi masalah tersebut.  Kata Kunci : Manajemen perparkiran, kebutuhan ruang parkir, Survey Kordon</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="96222">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96223">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=12510</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96224">
                <text>Fakultas Pasca Sarjana</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96225">
                <text>MANAJEMEN PERPARKIRAN DI KAWASAN PENDIDIKANRN(STUDI KASUS : UNIVERSITAS SAMUDRA KAMPUS MEURANDEH)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="11892" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96244">
                <text>Wan Alamsyah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96245">
                <text>Universitas Samudra (Unsam) yang berlokasi di kota Langsa adalah institusipendidikan dengan aktivitas perkuliahan tidak terlepas dari banyaknya kendaraanuntuk menuju kampus, akibatnya menimbulkan dampak terhadap penyediaanlahan parkir dan kelancaran lalu lintas kampus. Manajemen perparkiran yangtidak optimal, kurangnya perhatian penataan parkir serta keterbatasan lahan parkiryang ada saat ini berpotensi menimbulkan kemacetan, parkir tidak teratur, dankesemrawutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi awal gunamengevaluasi kebutuhan ruang parkir optimal, memprediksi kebutuhan parkirbeberapa tahun mendatang untuk merencanakan manajemen perparkiran dimasayang akan datang. Data primer terdiri dari data karakteristik parkir. Metode yangdigunakan adalah metode survey ( cordon counts) dan metode analisis data. Hasilanalisis volume parkir tertinggi dan permintaan parkir tertinggi terjadi pada BiroRektor, FKIP Prodi Biologi dan Fakultas Hukum yang tergabung dalam satugedung terlihat lebih tinggi dari volume parkir dan permintaan parkir fakultasyang lain. Diprediksikan untuk kebutuhan ruang parkir 5 tahun yang akandatang, Universitas Samudra (Unsam) ini akan menghadapi masalah kekuranganruang parkir kendaraan roda 2 dan kendaraan roda 4. Oleh karena itu diperlukanperencanaan dan penataan serta manajemen perparkiran untuk mengatasi masalahtersebut.Kata Kunci : Manajemen perparkiran, kebutuhan ruang parkir, survey kordon</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96246">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=12514</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="96247">
                <text>MANAJEMEN PERPARKIRAN DI KAWASAN PENDIDIKANRN(STUDI KASUS : UNIVERSITAS SAMUDRA KAMPUS MEURANDEH)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="10039" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="87195">
                <text>MARTINNA RAMY</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="87196">
                <text>Tenaga  kesehatan gigi dan  mulut  khususnya  di  Poliklinik  Gigi  Puskesmas Kota  Banda  Aceh tidak terlepas dari kemungkinan untuk berkontak secara langsung ataupun tidak langsung dengan mikroorganisme dalam saliva, darah pasien, atau melalui peralatan yang terkontaminasi sehingga menyebabkan  terjadinya  infeksi  silang. Untuk mengurangi  resiko  tersebut,  bidang  kedokteran gigi  mengembangkan  suatu manajemen  resiko  yang  tujuannya adalah  mencegah  resiko terjadinya infeksi silang dan memperbaiki mutu pelayanan. Pengendalian infeksi di ruang dokter gigi dengan tindakan preventif merupakan bagian terpenting dalam manajemen resiko. Prosedur pencegahan  infeksi silang berupa sterilisasi,  kebersihan  diri  dan perlindungan  diri  dengan menggunakan triad  barrier. penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  bagaimana  gambaran manajemen  resiko  infeksi  silang  pada  pelayanan  kesehatan  di  Poliklinik  Gigi  Puskesmas  Kota Banda  Aceh.  Penentuan  subjek  menggunakan  teknik non probability  sampling,  dimana  subjek merupakan tenaga kesehatan gigi dan mulut  yang terdiri dari dokter gigi dan perawat gigi  yang melakukan tindakan klinis saat penelitian berlangsung di 11 Puskesmas Kota Banda Aceh. Data yang  diambil  dalam  penelitian  ini  adalah  data  primer yang diperoleh  dari  pengisian kuisioner kepada  subjek  penelitian. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  terdapat enam Puskesmas  yang termasuk  kategori  baik  dalan  manajemen  infeksi  silang  dan  lima Puskesmas  termasuk  kategori sedang.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="87197">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=10015</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="87198">
                <text>MANAJEMEN RESIKO INFEKSI SILANG DI POLIKLINIK GIGI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="12912" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102759">
                <text>Rahmat</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102760">
                <text>2015</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102761">
                <text>MANAJEMEN SARANA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMAN 2 BANDA ACEHOleh : RahmatNIM : 1209200050057Komisi Pembimbing :  1.Dr. Djailani AR, M.Pd2.Dr. Niswanto, M.PdABSTRAKManajemen sarana pendidikan disekolah merupakan strategi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Menengah Atas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen sarana pendidikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMAN 2 Banda Aceh berdasarkan kegiatan: (1) Pengadaan Sarana Pendidikan, (2) Pendayagunaan Sarana Pendidikan, (3) Pemeliharaan Sarana Pendidikan, dan (4) Penghapusan Sarana Pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada  empat indikator temuan penelitian, antara lain: (1) Pengadaan sarana pendidikan; (2) Pendayagunaan sarana pendidikan; dan (3) Pemeliharaan sarana pendidikan di SMAN 2 Banda Aceh, dan Penghapusan sarana pendidikan di SMAN 2 Banda Aceh. Masing-masing empat indikator tersebut dilaksanakan sesuai dengan prosedur manajemen sarana pendidikan. (1) pengadaan sarana sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas sarana dalam menunjang proses pembelajaran. (2) Pelaksanaan pendayagunaan sarana pendidikan di SMAN 2 Banda Aceh  sebagaian besar sudah sesuai dengan kebutuhan dan sudah dimanfaatkan secara efektif dan efesien. (3) Perawatan barang atau sarana pendidikan dilakukan secara terus-menerus/berkala hal ini untuk menjaga dari keausan. Sedangkan barang yang tidak tahan lama, dilakukan pemeliharaan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. (4) Pelaksaana penghapusan sarana di SMAN 2 Banda Aceh Dalam penghapusan sarana pendidikan dilakukan melalui pengusulan kepihak Dinas Pendidikan agar suatu barang/ sarana bisa dihapus, harus melalui persetujuan pihak Dinas Pendidikan, karena memang kewenangang pihak Dinas Pendidikan untuk menghapus barang-barang yang rusak dan tidak layak pakai lagi. Prosedur penghapusan atau penyingkiran sarana/barang dapat melalui tahap-tahap  berikut ini :Pemilihan barang yang dilakukan tiap tahun bersamaan dengan waktu memperkirakan kebutuhan. Memperhitungkan faktor-faktor penyingkiran dan penghapusan ditinjau dari segi nilai uang.Membuat perencanaan. Membuat surat pemberitahuan kepada yang akan diadakan penyingkiran dengan menyebutkan barang-barang yang akan disingkirkan Kata kunci:  Manajemen, Sarana Pendidikan, Mutu Pembelajaran.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="102762">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102763">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=13835</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102764">
                <text>Fakultas Pasca Sarjana</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102765">
                <text>MANAJEMEN SARANA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMAN 2 BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="12913" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102766">
                <text>Rahmat</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102767">
                <text>2015</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102768">
                <text>MANAJEMEN SARANA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMAN 2 BANDA ACEHOleh : RahmatNIM : 1209200050057Komisi Pembimbing :  1.Dr. Djailani AR, M.Pd2.Dr. Niswanto, M.PdABSTRAKManajemen sarana pendidikan disekolah merupakan strategi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Menengah Atas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen sarana pendidikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMAN 2 Banda Aceh berdasarkan kegiatan: (1) Pengadaan Sarana Pendidikan, (2) Pendayagunaan Sarana Pendidikan, (3) Pemeliharaan Sarana Pendidikan, dan (4) Penghapusan Sarana Pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada  empat indikator temuan penelitian, antara lain: (1) Pengadaan sarana pendidikan; (2) Pendayagunaan sarana pendidikan; dan (3) Pemeliharaan sarana pendidikan di SMAN 2 Banda Aceh, dan Penghapusan sarana pendidikan di SMAN 2 Banda Aceh. Masing-masing empat indikator tersebut dilaksanakan sesuai dengan prosedur manajemen sarana pendidikan. (1) pengadaan sarana sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas sarana dalam menunjang proses pembelajaran. (2) Pelaksanaan pendayagunaan sarana pendidikan di SMAN 2 Banda Aceh  sebagaian besar sudah sesuai dengan kebutuhan dan sudah dimanfaatkan secara efektif dan efesien. (3) Perawatan barang atau sarana pendidikan dilakukan secara terus-menerus/berkala hal ini untuk menjaga dari keausan. Sedangkan barang yang tidak tahan lama, dilakukan pemeliharaan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. (4) Pelaksaana penghapusan sarana di SMAN 2 Banda Aceh Dalam penghapusan sarana pendidikan dilakukan melalui pengusulan kepihak Dinas Pendidikan agar suatu barang/ sarana bisa dihapus, harus melalui persetujuan pihak Dinas Pendidikan, karena memang kewenangang pihak Dinas Pendidikan untuk menghapus barang-barang yang rusak dan tidak layak pakai lagi. Prosedur penghapusan atau penyingkiran sarana/barang dapat melalui tahap-tahap  berikut ini :Pemilihan barang yang dilakukan tiap tahun bersamaan dengan waktu memperkirakan kebutuhan. Memperhitungkan faktor-faktor penyingkiran dan penghapusan ditinjau dari segi nilai uang.Membuat perencanaan. Membuat surat pemberitahuan kepada yang akan diadakan penyingkiran dengan menyebutkan barang-barang yang akan disingkirkan Kata kunci:  Manajemen, Sarana Pendidikan, Mutu Pembelajaran.</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="102769">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102770">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=13836</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102771">
                <text>Fakultas Pasca Sarjana</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="102772">
                <text>MANAJEMEN SARANA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMAN 2 BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="8767" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="26">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31035">
                  <text>e-Journal USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80892">
                <text>Nur, Muhammad</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="80894">
                <text>Zahri Harun, Cut</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="80896">
                <text>Ibrahim, Sakdiah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80898">
                <text>2016-03-29</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80900">
                <text>Abstract: The school management can mean everything pertaining to the management of the educational process to achieve the stated goals, both short-term goals, medium, or panjang.Tujuan term goal of this research was to determine the school management to improve the quality of education, to include: (1) Planning school programs; (2) The implementation of school programs and (3) Barriers faced. This study used a qualitative approach with descriptive methods, techniques of data collection is done through interview, observation guidelines, and documentation. Subjects were principals, supervisors and teachers in primary schools Boarding School Jar Pidie district. Research results found: (1) planning school programs include: teaching programs, including: the need of teachers sharing teaching duties, procurement of textbooks, teaching tools and props, procurement or development of school laboratories, procurement or development of school libraries, system of assessment of learning outcomes, and curricular activities; (2) The implementation of school programs that the strategy adopted to achieve the improvement of the quality of education, include: socialization program, SWOT analysis, problem solving, quality improvement, and monitoring and evaluating the implementation of school programs; and (3) Barriers in planning school programs, among others, lack of community participation and economic difficulties so that their support for the management of low participating schools. It is expected that supervisors in order to direct and supervise principals in improving the quality of education on school program planning, program implementation and obstacles faced by appropriate, effective and efficient so that the quality of education in the schools can be improved.Keywords: Quality Management and the School of EducationAbstrak: Manajemen sekolah dapat diartikan segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan jangka pendek, menengah, maupun tujuan jangka panjang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, dengan meliputi: (1) Perencanaan program sekolah; (2) Pelaksanaan program sekolah dan (3) Hambatan yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengawas dan guru pada SD Negeri Dayah Guci Kabupaten Pidie. Hasil penelitiannya ditemukan: (1) Perencanaan program sekolah mencakup: program pengajaran, meliputi: kebutuhan tenaga guru pembagian tugas mengajar, pengadaan buku-buku pelajaran, alat-alat pelajaran dan alat peraga, pengadaan atau pengembangan laboratorium sekolah, pengadaan atau pengembangan perpustakaan sekolah, sistem penilaian hasil belajar, dan kegiatan kurikuler; (2) Pelaksanaan program sekolah yaitu strategi yang diterapkan untuk tercapainya peningkatan mutu pendidikan, meliputi: sosialisasi program, analisis SWOT, pemecahan masalah, peningkatan mutu, dan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program sekolah; dan (3) Hambatan dalam perencanaan program sekolah, antara lain kurangnya partisipasi masyarakat dan kesulitan ekonominya sehingga dukungan mereka terhadap manajemen sekolah ikut rendah. Diharapkan kepada pengawas agar dapat mengarahkan dan mengawasi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan tentang perencanaan program sekolah, pelaksanaan program dan hambatan yang dihadapinya secara tepat guna, efektif dan efesien sehingga mutu pendidikan di sekolah tersebut dapat ditingkatkan.Kata Kunci: Manajemen Sekolah dan Mutu Pendidikan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80901">
                <text>application/pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80902">
                <text>http://jurnal.unsyiah.ac.id/JAP/article/view/2611</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80904">
                <text>eng</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80906">
                <text>Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="46">
            <name>Relation</name>
            <description>A related resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80908">
                <text>http://jurnal.unsyiah.ac.id/JAP/article/view/2611/2465</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="47">
            <name>Rights</name>
            <description>Information about rights held in and over the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80909">
                <text>Copyright (c) 2015 Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="48">
            <name>Source</name>
            <description>A related resource from which the described resource is derived</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80910">
                <text>Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah; Vol 4, No 1: Februari 2016</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="80912">
                <text>2302-0156</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="80914">
                <text>2302-0156</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80916">
                <text>MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA SDN DAYAH GUCI KABUPATEN PIDIE</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="51">
            <name>Type</name>
            <description>The nature or genre of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="80918">
                <text>info:eu-repo/semantics/article</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="80920">
                <text>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="80922">
                <text>Peer-reviewed Article</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="37">
            <name>Contributor</name>
            <description>An entity responsible for making contributions to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="145023">
                <text/>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="3029" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="29553">
                <text>Sri Aryati</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="29555">
                <text>Manajemen strategis merupakan seni dan pengetahuan yang diperoleh seorang kepalasekolah dalam merumuskan, mengimplementasikan, serta mengevaluasi keputusankeputusanlintas-fungsional yangmemudahkanorganisasi dalampencapaian tujuan.Penelitianini bertujuan untuk mengetahuirumusanvisi, misi,tujuan, dan sasaran,rencanastratejik, implementasimanajemenstratejik,dan sistemevaluasi stratejik dansistemumpanbalik dalampeningkatan mutupendidikan. Untuk mencapaitujuantersebut,penelitian ini mengunakanpendekatankualitatif. Teknik pengumpulandatadilakukanmelaluiwawancara, observasi, dan studidokumentasi.Prosedur analisis dataadalahreduksi data, display data, dan verifikasi.Sedangkan subjek penelitian adalahkepalasekolah, wakil kepala sekolah, danguru. Hasil penelitian menunjukkanbahwa:(1)Rumusanvisi, misi,dan tujuan sekolahdilakukan dengan cara memberdayakanaparatursekolah, mengoptimalkanhari-hari efektifbelajar, tertib danobjektif dalamsistemevaluasi belajar, mengoptimalkanfungsiperpustakaan, mengembangkansistempendidikansecara terpadu, mengintegrasikanprogrampembelajaranImtaqpada setiapmatapelajaran, mensosialisasikanprogramsekolah dan menginformasikanhasilnya kepada masyarakat secara berkala, dan meningkatkan kemampuan guru melalui pendidikan, pelatihan, dan penyediaan buku-buku; (2) Rumusan rencana stratejikdilakukan dalam bentuk identifikasi pilihan- strategik yang mungkin dilakukan untukpencapaian visi, misi, tujuan, dan target sekolah, analisis terhadap pilihan-pilihanstrategik, menentukan strategik organisasi sekolah; (3) Implementasi strategi kepalasekolah meliputi tahap persiapan, tahap implementasi, dan tahap tindak lanjut; dan (4)Evaluasi startejik dilakukan dengan melibatkan guru senior untuk mengetahui masalahmasalahdalamproses pelaksanaan programpendidikan,</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="29557">
                <text>THS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="29559">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=2345</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="29561">
                <text>id</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="29562">
                <text>SCHOOL ADMINISTRATION AND ORGANIZATION</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="29563">
                <text>MANAJEMEN STRATEJIK KEPALA SEKOLAH DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 LHOKSEUMAWE</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="7202" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="68943">
                <text>Muhammad Iqbal</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="68945">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=6568</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="68947">
                <text>MANAJEMEN TARIF JASA AERONAUTIKA PADA ANGKASA PURA II INDONESIA'S AIRPORT COMPANY</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="3609" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36015">
                <text>Siti sapur</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36016">
                <text>2013</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36018">
                <text>ABSTRAKKata Kunci : Manajemen, Usaha menjahit7Usaha menjahit merupakan salah satu usaha yang mempunyai peluang sangatbesar, karena pada umumnya masyarakat khususnya kaum wanita menyukaimenggunakan jasa-jasa penjahit agar pakaian yang dihasilkan sesuai dengankeinginan dan berbeda dengan yang ada di pasaran. Penelitian ini mengangkatsebuah masalah bagaimana manajemen pelaksanaan dalam pengelolaan usahamenjahit Emy Fashion diKampung Baru Banda Aceh. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui proses pelaksanaan dalam pengelolaan usaha menjahit EmyFashion. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, subjekpenelitian adalah pimpinan Emy Fashion, serta lima orang karyawan yangbertugas di bidang keahlian masing-masing. Pengumpulan data dilakukan melaluiobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dilakukandengan analisis data melalui pemaparan secara naratif tentang gambaranmengenai situasi yang diteliti dalam bentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkanusaha Emy Fashion saat ini sangat berkembang, hal ini didukung dari sarana danprasarana, serta karyawan yang terampil dalam bekerja. Selain itu, usaha EmyFashion berkembang baik karena adanya pengaturan manajemen pelaksanaanyang baik dalam pengelolaan usaha, proses manejemen pelaksanaan dilakukandengan cara mengelompokkan karyawan berdasarkan keahlian yang dimiliki,serta mengawasi setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan sehingga semuapekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan target yangdiinginkan. Faktor lain yang turut berpengaruh adalah pemberian motivasiterhadap karyawan, salah satunya adalah dengan memberikan gaji/upah yangsesuai kepada karyawan sehingga karyawan dapat meningkatkan kinerja yangbaik untuk menghasilkan suatu mutu yang dapat memuaskan konsumen.DAFTAR ISIHalaman</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="36019">
                <text>Banda Aceh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36021">
                <text>SKR</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36022">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=2988</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="44">
            <name>Language</name>
            <description>A language of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36024">
                <text>id</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36026">
                <text>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36028">
                <text>MANAGEMENT</text>
              </elementText>
              <elementText elementTextId="36030">
                <text>SEWING</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="36032">
                <text>MANAJEMEN USAHA MENJAHIT EMY FASHIONDI KAMPUNG BARU BANDA ACEH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="8621" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="27">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="31496">
                  <text>ETD USK</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="79750">
                <text>Yursilisna</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="79752">
                <text>KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEDOKTERANPROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANSKRIPSI24 Juni 2013xii + vi bab + 60 halaman + 8 tabel + 1 skema + 15 lampiranYURSILISNA0907101020096MANAJEMEN WAKTU BELAJAR ANTARA MAHASISWAKURIKULUM KONVENSIONAL DAN KURIKULUM BERBASISKOMPETENSI PADA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN2013ABSTRAKManajemen waktu adalah kemampuan untuk memprioritaskan, menjadwalkan,dan melaksanakan tanggung jawab individu demi kepuasan individu tersebut.Sedangkan manajemen waktu belajar berarti kemampuan individu untukmemprioritaskan, menjadwalkan dan melaksanakan belajar demi menyelesaikantugas dan tanggung jawab untuk mencapai kepuasan dalam proses pembelajaran.Langkah yang dinilai dalam manajemen waktu belajar adalah menetapkanprioritas, menentukan penjadwalan dan pelaksanaan belajar. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui manajemen waktu belajar antara mahasiswakurikulum konvensional dan Kurikulum Berbasis Kompetensi pada ProgramStudi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Tahun2013. Jenis penelitian kuantitatif: deskriptif eksploratif, desain cross sectionalstudy. Pengambilan sampel dengan tehnik total sampling berjumlah 194 orang.Analisa data menggunakan analisa univariat dengan menghitung persen danfrekuensi kemunculan. Hasil penelitian didapatkan manajemen waktu belajar padamahasiswa kurikulum konvensional yaitu 49 orang (50,5%) berada pada kategoribaik dan mahasiswa kurikulum berbasis kompetensi 52 orang (53,6%) beradapada kategori baik. Diharapkan bagi mahasiswa untuk dapat memanfaatkan waktubelajar dengan melakukan manajemen waktu belajar agar dapat meningkatkankualitas mahasiswa kurikulum konvensional dan kurikulum berbasis kompetensi.Kata Kunci : Manajemen waktu belajar, kurikulum konvensional, kurikulumberbasis kompetensiDaftar Bacaan : 22 Buku, 4 skripsi, 2 jurnal, 1 seminar (1990-2012)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="43">
            <name>Identifier</name>
            <description>An unambiguous reference to the resource within a given context</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="79754">
                <text>http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&amp;id=8212</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="79756">
                <text>MANAJEMEN WAKTU BELAJAR ANTARA MAHASISWA KURIKULUM KONVENSIONAL DENGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI PADA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2013</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
